Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Berakhir di Zona Merah
LONDON, investor.id - Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berakhir di zona merah pada perdagangan Senin (19/6/2023).
Dikutip dari Antara, saham-saham Inggris menghentikan reli selama lima hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London merosot 54,24 poin (0,71%) menjadi menetap di 7.588,48 poin.
Indeks FTSE 100 terkerek 14,46 poin (0,19%) menjadi 7.642,72 poin pada Jumat (16/6/2023). Setelah bertambah 25,52 poin (0,34%) menjadi 7.628,26 poin pada Kamis (15/6/2023). Menguat 7,96 poin (0,10) menjadi 7.602,74 poin pada Rabu (14/6/2023).
Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman bberbalik melemah dari keuntungan akhir pekan lalu. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt tergerus 156,43 poin (0,96%) menjadi menetap di 16.201,20 poin.
Indeks DAX 40 menguat 67,51 poin (0,41%) menjadi 16.357,63 poin pada Jumat (16/6/2023). Setelah terpangkas 20,07 poin (0,13%) menjadi 16.290,12 poin pada Kamis (15/6/2023). Bertambah 80,11 poin (0,49%) menjadi 16.310,79 poin pada Rabu (14/6/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya delapan saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 32 saham lainnya mengalami kerugian.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



