Pelita Teknologi (CHIP) Incar Pendapatan Rp 154,26 Miliar
JAKARTA, investor.id - PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) mengincar pendapatan pada 2023 sebesar Rp 154,26 miliar. Angka itu meningkat 4,67% dibandingkan dengan pendapatan 2022 mencapai Rp 147,38 miliar.
Direktur Utama Pelita Teknologi Global (CHIP) Ardarini mengatakan, untuk mencapai target tersebut perseroan memaksimalkan kapasitas produksi dan penambahan fasilitas pabrik yang akan diiringi dengan pengembangan dan ekspansi pasar pada lini usaha solution.
“Manajemen juga akan realistis dan mengikuti perkembangan bisnis yang terjadi di pasar,” jelasnya dalam paparan publik, Selasa (20/6/23).
Dia juga menambahkan, perseroan tengah dalam proses negosiasi dengan perusahaan induk Ooredoo yang berlokasi di Qatar agar dapat menjadi vendor bagi produk simcard. Lantaran saat ini, untuk produk sim Ooredoo dan Tri di Indonesia, CHIP menjadi vendor utama.
“Kami juga terus melakukan upaya untuk mendapatkan customer baru dari overseas market. Salah satunya untuk kawasan Afrika melalui klien saat ini Zamtel, Zambia,” ujar dia.
Didalam negeri, lanjut Ardarini, perseroan juga tengah mendaftar atau register agar dapat diundang oleh Singtel dalam pengadaan simcard.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Pelita Teknologi Global (CHIP) Hasri Zulkarnaen optimistis target tersebut bisa kami capai pada kuartal ketiga. “Kami tidak akan merevisi target tapi kita upayakan agar target dapat overperform,” kata dia.
Optimisme itu sejalan dengan raihan pada kuartal pertama 2023, dimana CHIP berhasil mencatatkan penjualan bersih mencapai Rp 101,11 miliar, melesat 762% secara year on year (yoy).
Hasri menegaskan penjualan perseroan dapat kembali meningkat pada kuartal II-2023. Sebab, pada April hingga saat ini pihaknya telah menerima delivery order sekitar Rp 85 miliar. Pada kesempatan yang sama, Hasri juga menyebut perseroan juga membagikan dividen sebesar Rp 1,86 miliar atau setara dengan Rp 2,31 per saham yang bersumber dari 20% laba bersih perseroan 2022.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



