Jumat, 15 Mei 2026

Hingga Mei 2023, Jababeka Bukukan 60% Marketing Sales

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
21 Jun 2023 | 18:01 WIB
BAGIKAN
Jababeka tunda RUPST tahunan karena tidak kuorum
Jababeka tunda RUPST tahunan karena tidak kuorum

JAKARTA, Investor.id - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) membukukan penjualan marketing (marketing sales) senilai Rp 1,2 triliun hingga Mei 2023. Angka tersebut setara dengan 6% dari target 2023 senilai Rp 2 triliun.

Sekretaris Perusahaan Jababeka Muljadi Suganda mengatakan, dengan capaian itu, realisasi sudah inline dengan target marketing sales pada 2023, sehingga perseroan belum berniat untuk melakukan revisi target.

Target marketing sales tersebut akan dicapai dengan menyiapkan beberapa produk. ”Marketing sales juga berpotensi untuk meningkat, seiring dengan penjualan produk kami di CIkarang yang pada kuartal pertama sedikit tertinggal, pada kuartal II akan ada penjualan yang bagus,” jelas dia dalam paparan publik, Rabu (21/6/23). 

ADVERTISEMENT

Hingga kuartal I-2023, perseroan berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebanyak 55% menjadi Rp 775,7 miliar, dibandingkan dengan kuartal I-2022. Lompatan tersebut menjadikan laba bersih perseroan melesat menjadi Rp 260,55 miliar, dari sebelumnya merugi Rp 28,8 miliar pada kuartal I-2022.

Pertumbuhan ini dikontribusi oleh pemasukan dari land development & property perseroan naik 78% menjadi Rp 380,0 miliar, dibandingkan kuartal I-2022 sebanyak Rp 213,8 miliar. Peningkatan penjualan tanah matang dari Rp 34,7 miliar menjadi Rp 274,9 miliar, dan penjualan proyek Kendal dengan kontribusi Rp 271,8 miliar.

Tahun ini, Muljadi menyampaikan perseroan menganggarkan capex atau belanja modal sebesar Rp 900 miliar dengan alokasi sebesar Rp 300 miliar untuk proyek-proyek yang berada di Cikarang dan sebanyak Rp 600 miliar untuk proyek yang berlokasi di Kendal.

Untuk proyek Cikarang, perseroan sedang menggarap konstruksi dan development lahan, lalu untuk infrastruktur di Kendal, perseroan akan mengerjakan water treatment dan juga infrastruktur lainya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 58 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia