GOTO Minta Restu Lagi untuk Private Placement
JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan meminta persetujuan baru atas rencana pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD/PMTHMETD) alias private placement.
Dalam keterbukaan informasinya pada Jumat (23/6/2023), manajemen GOTO menjelaskan, perseroan sebelumnya telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 28 Juni 2022 terkait rencana penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 118.436.392.950 saham melalui private placement.
GOTO dapat melaksanakan private placement dalam waktu satu tahun sejak RUPST yang menyetujui rencana private placement itu, yaitu sampai 28 Juni 2023.
“Namun demikian, sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan tidak memiliki rencana untuk melaksanakan PMTHMETD yang telah memperoleh persetujuan RUPS pada tanggal 28 Juni 2022 tersebut,” terang manajemen GOTO dikutip Sabtu (24/6/2023).
Manajemen menyebutkan, perseroan belum memiliki rencana untuk melaksanakan private placement karena perseroan masih terus mengkaji apakah akan melaksanakan serta opsi-opsi yang sesuai untuk melaksanakan PMTHMETD dengan memperhatikan kebutuhan serta kepentingan terbaik perseroan serta kondisi pasar.
Selanjutnya, sebut manajemen GOTO, melalui keterbukaan informasi ini, perseroan bermaksud untuk menyampaikan permintaan persetujuan baru dari pemegang saham untuk melaksanakan rencana PMTHMETD, berdasarkan diskresi perseroan, dengan memperbaharui beberapa informasi.
Tujuan PMTHMETD tidak terdapat perubahan dari keterbukaan informasi yang telah disampaikan oleh perseroan pada tahun 2022 di mana tujuan PMTHMETD adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha perseroan, dan memperkuat posisi permodalan perseroan.
Jumlah saham baru yang akan diterbitkan tidak terdapat perubahan dari keterbukaan informasi yang telah disampaikan oleh GOTO pada tahun 2022 di mana jumlah saham baru yang akan diterbitkan melalui PMTHMETD adalah sebanyak- banyaknya 118.436.392.950 saham seri A.
Metode Pendanaan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






