Bersiap IPO, Kapitalisasi Pasar Pertamina Hulu Energi Rp 300 Triliun
Dalam pelaksanaan IPO PHE ini, Pahala menambahkan bahwa Kementerian BUMN telah menunjuk lima joint lead underwriters, yaitu Citi, JP Morgan, Credit Suisse, Mandiri Sekuritas, dan BRI Danareksa Sekuritas.
Namun, ketika disinggung soal target dana IPO PHE ini, eks direktur utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tersebut belum bersedia menyebutkannya. "Kami tidak bisa bicara soal itu," ucapnya.
Secara terpisah, Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Laksono Widodo juga membenarkan bahwa Pertamina Hulu Energi merupakan salah satu anak usaha BUMN yang sudah masuk pipeline BRIDS, selain beberapa perusahaan swasta yang sudah memberikan mandat.
"Mudah-mudahan, kami juga bisa mendapatkan mandat dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum," imbuh Laksono kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, IPO Pertamina Hulu Energi menjadi momentum yang tepat bagi Indonesia untuk meningkatkan ketahanan energi, sehingga perencanaannya perlu dipastikan.
"Tujuan rencana IPO PHE ini tidak lain untuk meningkatkan produksi minyak kita. Kalau bisa mencapai 5%. Sama halnya dengan produktivitas gas yang kami harap bisa ikut meningkat," tandas Erick.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


