Jumat, 15 Mei 2026

Sempat Terpuruk Usai Cum Dividen, Saham CFIN Andalan Lo Kheng Hong Bangkit Lagi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Jul 2023 | 12:56 WIB
BAGIKAN
PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN). (Foto: Perseroan)
PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN). (Foto: Perseroan)

Di sisi lain, salah satu pemegang saham Clipan Finance (CFIN) adalah investor kawakan Lo Kheng Hong. Namun, Pak Lo – sapaan akrabnya – mengakui bahwa dirinya telah menjual sekitar 4 juta saham CFIN. Sebelum aksi jualnya itu, Pak Lo menggenggam 203.944.700 saham atau 5,12%.

Dia pun sudah mengungkapkan alasan di balik dirinya menjual saham CFIN.Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara di acara Exclusive Talkshow Warren Buffett Wisdom by Lo Kheng Hong yang disiarkan secara langsung di Youtube Intiland Development pada Jumat (23/6/2023) malam. Founder Hungrystock Lukas Setia Atmaja menjadi moderatornya.

Dalam kesempatan itu, Pak Lo juga sempat menegaskan dirinya hanya menjual sedikit saham CFIN dan tetap bakal kebagian dividen. “Kenapa saya jual saham Clipan Finance? Saya punya 200 juta saham lebih, jualnya cuman 4 juta saham saja, gak banyak,” buka investor berusia 64 tahun.

ADVERTISEMENT

Pak Lo menyatakan, dirinya membeli saham CFIN waktu harganya di kisaran Rp 200. Dan saat akan menjualnya, harga CFIN berada di sekitar level Rp 500. “Saya beli saham itu kan Rp 200, naik ke Rp 500 lebih (saat itu). Jual sedikitlah,” paparnya.

Pak Lo mengungkapkan, alasan dirinya tergoda menjual CFIN padahal harganya masih di bawah harga wajar karena ada seseorang yang mengatakan kepadanya terkait saham Grup Panin.

“Ada orang yang bilang ke saya. Ada yang bilang ya ke saya karena saya kan punya sahamnya. Grup Panin itu gak bakalan kasih kamu cuan. Kata dia saham Panin gak bakalan kasih kamu cuan, susah naiknya,” ucap Lo Kheng Hong.

Per 19 Juni, Pak Lo tercatat masih memiliki 199.332.800 saham atau 5%. Namun, di data 20 Juni yang dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), investor 64 tahun itu sudah tak tercatat sebagai pemegang saham CFIN dengan porsi 5% atau lebih.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia