Gempar nih, Lo Kheng Hong Akhirnya Jual Saham Kesayangan
JAKARTA, investor.id - Kepemilikan Lo Kheng Hong atas saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) menyusut. Hal tersebut sebagaimana terpantau dari laporan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait kepemilikan 5% saham atau lebih semua emiten.
Per 10 Juli 2023, Lo Kheng Hong menyisakan 175.127.400 saham atau 5,03%. Jumlah tersebut berkurang 4.873.600 saham dari data per 7 Juli di mana Lo Kheng Hong tercatat masih memiliki sebanyak 180.001.000 saham atau 5,17%. Belum ada keterangan resmi mengenai perubahan jumlah kepemilikan tersebut.
Pak Lo – sapaan akrab Lo Kheng Hong – sebenarnya terpantau belum menambah ataupun mengurangi kepemilikannya di Gajah Tunggal sejak akhir Juni 2022 hingga awal Juli 2023.
Terakhir, investor 64 tahun itu membeli 100.000 saham GJTL di 21 Juni 2022 sehingga jumlah kepemilikannya menjadi 180.001.000 saham. Namun data per 10 Juli mengungkap fakta baru terkait kepemilikan Pak Lo di Gajah Tunggal.
Dalam sejumlah kesempatan, seperti di acara Investalk KSPM FEB Universitas Indonesia yang digelar pada 15 Mei 2023 lalu, Pak Lo pernah menyebut keunggulan dari Gajah Tunggal.
“Gajah Tunggal itu pabrik ban terbesar di Asia Tenggara. Penjualannya tahun ini mungkin bisa Rp 18 triliun. Gede lho,” papar Pak Lo saat itu.
Terbang
Pada perdagangan Selasa (11/7/2023) kemarin, saham GJTL ditutup di Rp 1.220 atau naik 0,83%. Sedangkan pada 10 Juli, GJTL diparkir anjlok 5,10% ke Rp 1.210. Saat itu sebanyak 79,1 juta saham ditransaksikan, frekuensi 12.402 kali, dan nilai transaksi Rp 99,77 miliar.
Adapun pada 7 Juli, GJTL juga ditutup amblas 4,85% jadi Rp 1.275. Sejumlah 94,63 juta saham ditransaksikan, frekuensi 17.797 kali, dan nilai transaksi Rp 125,79 miliar.
Bila mengacu pada data RTI Business per penutupan 11 Juli, rasio price to book value (PBV) Gajah Tunggal masih 0,57 dan price to earnings ratio (PER) 4.
Saham Gajah Tunggal akhir-akhir ini memang lagi terbang tinggi. Dalam satu bulan terakhir, saham Gajah Tunggal melambung 42,69% dan dalam periode year to date (ytd) melesat 115,93%. Rapor merah saham Gajah Tunggal di bulan Juli baru terjadi pada perdagangan 7 dan 10 Juli.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






