Target Saham Indofood CBP (ICBP) Direvisi Naik, Ternyata Gara-gara Ini
JAKARTA, Investor.id – Target harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) direvisi naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.300 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut menggambarkan ekspektasi kinerja lebih baik, dibandingkan estimasi semula.
Dengan harga penutupan sekitar Rp 11.525, terbuka peluang penguatan harga saham ICBP sebanyak 24%. Target harga tersebut juga memperkirakan peningkatan laba bersih perseroan menjadi Rp 8,26 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 3,78 triliun. Pendapatan bersih juga diprediksi melesat dari Rp 64,79 triliun menjadi Rp 72,45 triliun.
Analis RHB Sekuritas Indonesia Vanessa Karmajaya mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, penjualan mie Indofood CBP diprediksi lanjutkan pertumbuhan. Apalagi di tengah penurunan harga gandum, segmen ini tentu akan diuntungkan dengan prospek peningkatan harga saham.
Selain faktor penurunan harga bahan baku, terang dia, penjualan Indofood CBP ditopang peluncuran produk baru Ramen. Berdasarkan hasil pengecekan permintaan produk ini sangat tinggi di pasaran dan sudah bisa didapatkan konsumen di berbagai toko ritel.
Terkait penjualan mie instant perseroan di luar negeri setelah Taiwan dan Malaysia melarang penjualan Indomie Special Chicken, dia mengatakan, tidak berdampak besar. Apalagi tidak ada negara lain yang mengikuti kebijakan tersebut.
Terkait penjualan segmen susu olahan, menurut dia, perseroan masih menghadapi tantangan peningkatan volume penjualan, seiring dengan kenaikan harga pembelian gula. Kenaikan ini bisa menekan margin keuntungan.
Sedangkan penjualan susu UHT, menurut dia, menghadapi tantangan atas ketatnya persaingan pasar. Apalagi produk perseroan Indomilk belum mampu menarik lebih banyak pelanggan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

