Jumat, 15 Mei 2026

Dua Anak Usaha Grup Pertamina Mau IPO

Penulis : Muawwan Daelami
12 Jul 2023 | 14:18 WIB
BAGIKAN
Kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gas Arjuna. (Ilustrasi/Ist)
Kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gas Arjuna. (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - Dua entitas usaha Grup Pertamina yakni PT Pertamina Bina Medika (Indonesia Healthcare Corporation/IHC) dan PT Pertamina International Shipping (PIS) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Direktur Utama Pertamina Bina Medika (Pertamedika) Mira Dyah Wahyuni menyampaikan, sebagai holding Rumah Sakit (RS) BUMN, Pertamedika akan melaksanakan IPO dan berharap aksi penggalangan dana publik ini berjalan sukses.

Mira menyebut, IPO Pertamedika bertujuan untuk mendukung ekspansi perusahaan dalam mengembangkan sejumlah RS existing seperti RS Pelni (Merial Tower), RS Pertamina RSPP, Balongan, Cirebon, dan RSPJ. Termasuk merenovasi RS Rantau, RS Brandan, dan RS Tanjung.

ADVERTISEMENT

“Lalu, ke depan kita juga akan membangun RS internasional di Bali sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kemudian membangun RS khusus kanker Universitas Padjajaran, RS Ttpe c di Balikpapan karena RS yang saat ini sudah bisa kita kembangkan menjadi tipe B. juga kita akan membuat RS Kenten, di Sumatera Selatan,” papar Mira dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Tidak berhenti di situ, ekspansi Pertamedika juga berlanjut dengan berencana mengakuisisi RS Semen Padang, RS Antam Medika di Jakarta, RS Garam di Madura, RS Semen Gresik, dan RS PTPN 3 Pamela di Medan, Sumatera Utara.

“Sementara, untuk kemitraan strategis, kami bermitra dengan pemain layanan kesehatan global, salah satunya Mayo Clinic,” imbuh Mira.

Dijelaskan Mira, kolaborasi Pertamedika bersama Mayo Clinic tersebut meliputi tingkat persiapan seperti tata kelola masyarakat, quality, safety, strategi keperawatan, dukungan medical service planning, pengembangan SDM melalui edukasi, sampai pedoman medis yang akan diterapkan.

“Untuk tingkat operasionalnya, kami akan menjadi Mayo Clinic Care Network pertama di Asia Tenggara. Lalu mengembangkan center of excellence onkologi dan kardiologi pada tahun pertama,” tutur Mira.

PIS

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia