Jumat, 15 Mei 2026

Pekan Lalu Harga CPO dalam Tren Bullish, Lanjut?

Penulis : Indah Handayani
17 Jul 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
ilustrasi CPO (Foto: Antara Foto/Syifa Yulinnas/ via REUTERS/Files)
ilustrasi CPO (Foto: Antara Foto/Syifa Yulinnas/ via REUTERS/Files)

JAKARTA, investor.id – Harga Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives dalam tren bullish pada pekan lalu. Apakah akan berlanjut di sepekan ini? 

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives basis penutupan mingguan periode 7-14 Juli 2023, kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juli 2023 menguat 61 Ringgit Malaysia menjadi 3.818 Ringgit Malaysia per ton.

Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO untuk Agustus 2023 terkerek 30 Ringgit Malaysia menjadi 3.844 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 bertambah 47 Ringgit Malaysia menjadi 3.881 Ringgit Malaysia per ton. Pada Oktober 2023 meningkat 50 Ringgit Malaysia menjadi 3.899 Ringgit Malaysia per ton

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 naik 48 Ringgit Malaysia menjadi 3.908 per ton. Serta, Desember 2023 melesat 54 Ringgit Malaysia menjadi 3.820 Ringgit Malaysia per ton

Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, pergerakan harga CPO pekan ini bergantung pada rilisnya indikator pasar pada awal pekan. Indikator yang dipantau antara lain situasi di negara produsen utama (Indonesia dan Malaysia), situasi di negara importir utama (India, Tiongkok dan Uni Eropa), dan situasi di pasar minyak kedelai.

“Untuk level resistance berada di kisaran harga 3.950-4.100 Ringgit Malaysia per ton. Apabila mendapat katalis negatif maka harga berpotensi turun menuju level support di kisaran harga 3.800-3.650 Ringgit Malaysia per ton,” ungkapnya kepada Investor Daily, belum lama ini.

Menruut Yoga, permintaan CPO mulai mengalami peningkatan, terutama di Tiongkok. Mengutip dari data statistik yang dirilis oleh Dewan Sawit Malaysia, impor Tiongkok sepanjang paruh pertama tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10,63%. Namun, sebaliknya terjadi pada impor India yang justru merosot turun sebesar 11,90%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia