Waspada! Harga Batu Bara Bakal Bertahan di Tren Bearish Pekan Ini
JAKARTA, investor.id – Research and Development ICDX Girta Yoga memprediksi harga batu bara bakal bertahan pada tren bearish pada pekan ini. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa indikator, antara lain situasi di negara konsumen utama (Tiongkok dan India), komitmen pengurangan emisi bahan bahan fosil, dan situasi di pasar gas alam dan minyak mentah.
“Harga batu bara diperkirakan akan bergerak pada level resistance berada di kisaran harga US$ 135-140 per ton. Apabila mendapat katalis negatif maka harga berpotensi turun menuju level support di kisaran harga US$ 120-115 per ton,” ungkap Yoga kepada Investor Daily, belum lama ini.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (14/7/2023), harga batu bara sempat rebound setelah sepekan penuh dalam tren bearish.
Pada Jumat (14/7/2023), harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Juli 2023 naik US$ 3,65 menjadi US$ 131,65 per ton. Kontrak berjangka Agustus 2023 meningkat US$ 5,60 menjadi US$ 132,75 per ton. Sedangkan kontrak berjangka September 2023 menguat US$ 5,45 menjadi US$ 133,70 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk kontrak berjangka Juli 2023 menguat U$S 0,50 menjadi US$ 104,15. Kontrak berjangka Agustus 2023 bertambah U$S 1 menjadi US$ 94,50. Serta, kontrak berjangka September 2023 meningkat U$S 0,95 menjadi US$ 94,40.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






