Jumat, 15 Mei 2026

Strategi Vale (INCO) Jitu, Produksi Nikel Melaju

Penulis : Zsazya Senorita
18 Jul 2023 | 19:05 WIB
BAGIKAN
CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia (INCO), Febriany Eddy. (Foto: INCO)
CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia (INCO), Febriany Eddy. (Foto: INCO)

JAKARTA, investor.id – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan bahwa perseroan telah memproduksi 16.922 metrik ton nikel dalam matte pada semester I-2023, naik 28% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Secara rinci, produksi nikel matte Vale pada kuartal II-2023 bertambah 16.922 mt dari 16.769 mt pada kuartal I-2023.

Secara tahunan, produksi nikel matte Vale pada kuartal II tahun ini lebih tinggi 35% dibandingkan kuartal II-2022 yang sebanyak 12.567 mt. “Pada kuartal II-2023 dan semester I-2023, volume produksi masing-masing sekitar 35% dan 28%, lebih tinggi dibandingkan volume produksi yang direalisasikan pada kuartal II-2022 dan semester I-2022. Sebab kami melaksanakan pembangunan kembali Furnace 4 tahun lalu,” kata Direktur Keuangan Vale Indonesia Bernardus Irmanto dalam keterangannya, Selasa (18/7/2023).

Sebagai bagian dari strategi pemeliharaan, perseroan memulai shutdown di Reduction Kiln 1 dan Furnace 1 pada Juni 2023 yang ditargetkan selesai pada Juli 2023.

ADVERTISEMENT
Strategi Vale (INCO) Jitu, Produksi Nikel Melaju
Kegiatan usaha Vale Indonesia. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

Secara keseluruhan, berkat perbaikan atap Furnace 2 yang sukses pada kuartal I-2023, manajemen mengatakan produktivitas Furnace 2 meningkat signifikan. Kemudian kegiatan operasi diklaim berjalan lancar, sehingga Vale Indonesia berhasil melampaui target volume produksi pada kuartal II.

”Kami bangga dengan pencapaian ini. Kami berharap seluruh karyawan perseroan dapat terus melanjutkan kerja kerasnya,” kata CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy.

Sebagai informasi, sepanjang Januari-Maret 2023, emiten berkode saham INCO ini mencetak laba bersih US$ 98,1 juta, melesat 207% dibandingkan kuartal IV-2022. Jika dibandingkan kuartal I-2022, laba INCO melejit 45,1%. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia