Jumat, 15 Mei 2026

Folk Group (FOLK) IPO, Range Harga Rp 100-105, Bonus Waran!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Jul 2023 | 09:53 WIB
BAGIKAN
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) atau Folk Group. (Foto: Perseroan)
PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) atau Folk Group. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) atau Folk Group akan melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 570 juta saham atau 14,44%.

Dalam prospektus awal, perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp 100-105 per saham sehinga jumlah dana yang bakal diraih dari aksi IPO ini sebanyak-banyaknya Rp 59,85 miliar.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 20-24 Juli 2023, perkiraan tanggal efektif 31 Juli, dan perkiraan penawaran umum pada 1-3 Agustus. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah KGI Sekuritas Indonesia dan Samuel Sekuritas.

ADVERTISEMENT

Folk Group juga secara bersamaan menerbitkan 285 juta waran seri I secara gratis bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran seri I. Di mana setiap waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan di harga pelaksanaan Rp 200. Dana dari waran seri I adalah sebanyak-banyaknya Rp 57 miliar.

Folk Group bergerak untuk membangun ekonomi kreatif melalui media, brand, dan intelektual property dengan misi untuk membangun ekosistem yang scalable dan sustainable dengan berkolaborasi aktif dengan para disruptors.

Perseroan berkomitmen untuk selalu memberikan nilai tambah yang positif kepada target pelanggannya yang terdiri dari generasi milenial dan gen Z dengan cara edukasi positif melalui sarana media yang dimiliki perseroan dan juga menciptakan produk-produk lokal yang sustainable dan ramah lingkungan.

Perseroan melayani pelanggan melalui ekosistem yang komprehensif terdiri dari new age media commerce dan omni-channel retail brands. Perseroan saat ini memiliki 3 pilar media melalui entitas anak dan investee companies yaitu FMN (PT Finfolk Media Nusantara), R66 (PT Rute Enampuluhenam Indonesia), dan USS (PT Untung Selalu Sukses). Seluruh channel media platform dari 3 pilar media tersebut telah ditonton oleh lebih dari 113 juta viewers dan memiliki followers lebih dari 3,2 juta.

Untuk menjangkau pelanggan secara menyeluruh, perseroan saat ini memiliki 3 omni-channel retail brands, yaitu AIM (PT Amazara Indonesia Mudakarya), DGI (PT Drsoap Global Indonesia) dan SKI (PT Syca Kreasi Indonesia).

Berikut susunan pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) sebelum IPO:

Folk Group (FOLK) IPO, Range Harga Rp 100-105, Bonus Waran!
Sumber: Prospektus Perseroan

Dana IPO

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 27 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia