Ingria Pratama (GRIA) Mau IPO plus Konversi Utang
JAKARTA, investor.id - PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) akan melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 2.949.275.000 saham. Harganya di kisaran Rp 115-120 per saham sehingga jumlah seluruh IPO maksimal Rp 353,91 miliar.
Dalam prospektus awal disebutkan masa penawaran awal (bookbuilding) pada 20-24 Juli 2023, perkiraan tanggal efektif 31 Juli, dan perkiraan masa penawaran umum pada 2-4 Agustus. Erdhika Elit Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Bersamaan dengan IPO saham, Ingria Pratama Capitalindo (GRIA) akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 800.725.000 saham biasa atas nama dalam rangka pelaksanaan pinjaman alias utang wajib konversi (PWK) perseroan kepada Khufran Hakim Noor (KHN) yang merupakan pemegang saham pengendali perseroan dengan harga pelaksanaan konversi yang sama dengan harga penawaran.
Baca Juga:
Folk Group (FOLK) IPO, Bosnya Muda-mudaPWK KHN diterbitkan dengan nilai pokok nominal sebesar Rp 96,08 miliar yang merupakan nilai keseluruhan pinjaman perseroan kepada KHN pada saat prospektus ini diterbitkan. Dengan dilaksanakannya PWK KHN dan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan dalam IPO, persentase kepemilikan masyarakat akan menjadi sebesar 34,29%.
Pada saat pendirian tahun 2013, perseroan bergerak dalam bidang usaha jasa konstruksi dan perdagangan. Pada tahun 2022, perseroan menyesuaikan kegiatan usahanya menjadi real estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan di tahun yang sama perseroan melakukan penggabungan usaha dengan PT Esma Sukses Makmur (ESM) dan PT Balikpapan Skylink Property (BSP).
ESM memiliki kegiatan usaha pembangunan antara lain menyelenggarakan usaha real estat, BSP memiliki kegiatan usaha real estat.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





