Target Mandiri Services (MAHA) dan Kaitannya dengan Harga Batu Bara
JAKARTA, investor.id - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services menargetkan volume angkutan batu bara hingga 60 juta ton pada tahun 2023 ini, meski harga komoditas tersebut belum seperti di 2022.
Direktur Mandiri Services, Handy Glivirgo mengamini tren penurunan harga batu bara yang terjadi sejak kuartal pertama dan berlanjut di kuartal kedua tahun 2023. Meski demikian, ia optimistis bahwa harga batu bara akan kembali meningkat.
“Di sisi lain sebagai jasa pengangkutan batu bara, penurunan harga batu bara ini tidak begitu mengalami berdampak, karena saat harga batu bara turun para produsen malah meningkatkan volume produksi,” jelasnya usai seremoni pencatatan (listing) saham MAHA di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/7/2023).
Dia melanjutkan, perseroan akan terus meningkatkan kapasitas angkut agar dapat memenuhi 10% dari produksi batu bara nasional yang akan dicapai dalam jangka waktu satu atau dua tahun ke depan. Untuk diketahui, saat ini kapasitas angkut dari MAHA hampir mencapai 50 juta ton. “Kami targetkan mampu mengangkut batu bara hingga 60 juta ton, kami punya planning akan menuju target tersebut,” ujar dia.
Untuk mencapai target itu, perseroan senantiasa memperbesar portofolio pelanggan. Direktur Utama perseroan Yenny Hamidah Koean menuturkan perseroan akan menambah pelanggan baru yang disebut-sebut sebagai tambang batu bara terbesar di Indonesia. “Apabila ada penambahan lokasi baru, akan kami umumkan ke depan, klien baru ini sala satu tambang terbesar di Indonesia,” kata dia.
Untuk diketahui, Mandiri Herindo Adiperkasa atau Mandiri Services merupakan sebuah perusahaan penyedia jasa pertambangan khususnya di bidang coal transport atau coal hauling.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






