Jumat, 15 Mei 2026

Target Mandiri Services (MAHA) dan Kaitannya dengan Harga Batu Bara

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
25 Jul 2023 | 14:05 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan (listing) perdana saham Mandiri Services (MAHA) pada Selasa, 25 Juli 2023. (Foto: BEI)
Seremoni pencatatan (listing) perdana saham Mandiri Services (MAHA) pada Selasa, 25 Juli 2023. (Foto: BEI)

JAKARTA, investor.id - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services menargetkan volume angkutan batu bara hingga 60 juta ton pada tahun 2023 ini, meski harga komoditas tersebut belum seperti di 2022.

Direktur Mandiri Services, Handy Glivirgo mengamini tren penurunan harga batu bara yang terjadi sejak kuartal pertama dan berlanjut di kuartal kedua tahun 2023. Meski demikian, ia optimistis bahwa harga batu bara akan kembali meningkat.

“Di sisi lain sebagai jasa pengangkutan batu bara, penurunan harga batu bara ini tidak begitu mengalami berdampak, karena saat harga batu bara turun para produsen malah meningkatkan volume produksi,” jelasnya usai seremoni pencatatan (listing) saham MAHA di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/7/2023).

ADVERTISEMENT

Dia melanjutkan, perseroan akan terus meningkatkan kapasitas angkut agar dapat memenuhi 10% dari produksi batu bara nasional yang akan dicapai dalam jangka waktu satu atau dua tahun ke depan. Untuk diketahui, saat ini kapasitas angkut dari MAHA hampir mencapai 50 juta ton. “Kami targetkan mampu mengangkut batu bara hingga 60 juta ton, kami punya planning akan menuju target tersebut,” ujar dia.

Untuk mencapai target itu, perseroan senantiasa memperbesar portofolio pelanggan. Direktur Utama perseroan Yenny Hamidah Koean menuturkan perseroan akan menambah pelanggan baru yang disebut-sebut sebagai tambang batu bara terbesar di Indonesia. “Apabila ada penambahan lokasi baru, akan kami umumkan ke depan, klien baru ini sala satu tambang terbesar di Indonesia,” kata dia.

Untuk diketahui, Mandiri Herindo Adiperkasa atau Mandiri Services merupakan sebuah perusahaan penyedia jasa pertambangan khususnya di bidang coal transport atau coal hauling.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia