Jumat, 15 Mei 2026

Resmi Masuk Bursa, Begini Target Royaltama (RMKO) Selanjutnya

Penulis : Zsazya Senorita
31 Jul 2023 | 15:21 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan perdana saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) di BEI pada Senin (31/7/2023). (Foto: BEI)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) di BEI pada Senin (31/7/2023). (Foto: BEI)

JAKARTA, investor.id - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham RMKO pada Senin, 31 Juli 2023.

Sebelumnya, perseroan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di mana  erjadi oversubscribed sebanyak 166,02 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling).

Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia R.A Wisnu Widodo yang mewakili penjamin pelaksana emisi IPO RMKO menyatakan, oversubscription dalam penawaran umum perdana saham RMKO, membuktikan minat investor terhadap sektor energi masih sangat tinggi. “Kehadiran RMKO di BEI akan menambah pilihan investor dalam memilih saham perusahaan dengan fundamental yang baik,” kata Wisnu.

Victoria Sekuritas Indonesia, selaku penjamin pelaksana emisi IPO RMKO, menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan dan prospek usaha perseroan ke depan di industri pertambangan. Hal ini diperkuat dengan private hauling road sepanjang 39 km yang sedang dibangun RMKO guna membuka jalur baru logistik batu bara.

ADVERTISEMENT

Jalan pengangkutan tersebut, dibangun dari area tambang Kabupaten Muara Enim dan Lahat menuju stasiun muat Gunung Megang. Penyelesaian proyek dipercaya dapat meningkatkan kinerja perseroan secara signifikan.

Melalui IPO, Royaltama Mulia Kontraktorindo menawarkan 250.000.000 saham baru atau 20% dari seluruh total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nominal Rp 100 per saham.

Saham baru tersebut ditawarkan dengan harga Rp 450 per saham, sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah Rp 112,5 miliar. “Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO saham RMKO akan digunakan untuk modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha,” jelas Direktur Utama Royaltama Mulia Kontraktorindo Vincent Saputra.

Target Selanjutnya

Vincent menyebutkan, grup perseroan telah memiliki pengalaman di industri pertambangan lebih dari 15 tahun sejak 2009. Perseroan menggelar IPO dan mencatatkan sahamnya untuk bertransformasi dan melanjutkan pertumbuhan di industri pertambangan Tanah Air.

IPO ini dipercaya dapat mendukung perseroan meningkatkan layanan jasa penunjang pertambangan dan logistik yang terintegrasi di Sumatra Selatan. Dengan terintegrasinya jasa logistik hulu ke hilir ini, kinerja grup dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Saat ini, perseroan masih fokus mendukung kinerja grup dengan menggarap tambang in-house milik anak usaha RMKE (PT RMK Energy Tbk). Kami ke depannya juga akan menyediakan jasa pertambangan serta pengangkutan batu bara dari tambang-tambang non-grup di Muara Enim dan Lahat,” sambung Vincent.

Dengan dibukanya hauling road yang ditargetkan selesai tahun ini, RMKO dapat meningkatkan pendapatan dari third parties secara signifikan. Menurut Vincent, potensi batu bara di Sumatra Selatan masih sangat besar, apabila infrastruktur di hulu dan hilir sudah terkoneksi dengan baik, serta tersedianya jasa penunjang pertambangan yang profesional.

Dia optimistis dapat meningkatkan kapasitas produksi di Sumatra Selatan. Terlebih lagi, dengan menjadi perusahaan terbuka, manajemen yakin RMKO ke depannya akan dapat menggarap berbagai proyek pertambangan dan tidak hanya terbatas di Sumatra. Bahkan terbuka dengan peluang sebagai perusahaan penyedia jasa pertambangan untuk komoditas lainnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia