Jumat, 15 Mei 2026

Emas Hari Ini Rekor 4 Bulan, Tembus 2.000 Dolar

Penulis : Grace El Dora
1 Aug 2023 | 10:56 WIB
BAGIKAN
Emas batangan dan uang kertas dolar AS dalam brankas. (Foto: ANTARA/REUTERS/Heinz-Peter Bader/aa)
Emas batangan dan uang kertas dolar AS dalam brankas. (Foto: ANTARA/REUTERS/Heinz-Peter Bader/aa)

CHICAGO, investor.id – Harga emas berjangka mencapai rekor tertinggi dalam empat bulan, menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Logam mulia ini bertengger di atas level psikologis 2.000 dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini merupakan yang tertinggi sejak Mei 2023 dan mencatat rekor kenaikan bulanan terbesar dalam empat bulan. Kali ini, emas ditopang harapan akhir kenaikan suku bunga bank sentral AS dan dolar AS yang lebih lemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange terangkat 9,30 dolar AS atau 0,5% menjadi menetap di 2.009,20 dolar AS per ounce. Sebelumnya emas menyentuh tertinggi sesi di 2.010,90 dolar AS serta meningkat 2,1% untuk Juli, merupakan kenaikan bulanan tertinggi sejak Maret.

ADVERTISEMENT

Dolar AS yang lebih lemah membantu meningkatkan harga emas pada Senin (31/7). Para trader bertaruh pelonggaran inflasi di AS dapat menahan Federal Reserve (Fed) untuk mendorong suku bunga lebih tinggi lagi.

Bank sentral AS itu pekan lalu menaikkan target suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 5,25% hingga 5,50%. Investor berharap bank sentral utama lainnya seperti Bank Sentral Eropa (ECB), yang juga menaikkan suku bunga bulan ini, mungkin hampir menghentikan kenaikan suku bunga.

"Dukungan terhadap emas didasarkan pada ekspektasi bank-bank sentral di seluruh dunia akan mengakhiri siklus kenaikan suku bunga mereka," kata analis pasar di Kinesis Money Rupert Rowling, seperti dikutip Market Watch, Selasa (1/8).

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingan, turun 0,8% pada Juli meskipun telah naik 0,2% menjadi 101,83 pada Senin (31/7), menurut data FactSet.

"Harga emas sedang mencoba menembus bullish karena meningkatnya optimisme bank-bank sentral utama mendekati akhir dari siklus pengetatan mereka. Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA), mungkin selesai minggu ini dan bank sentral Inggris (BoE) mungkin selesai setelah beberapa minggu lagi," tulis Edward Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA.

RBA akan mengumumkan keputusan suku bunga berikutnya pada Selasa dan regulator diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,35%, level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.

Sebaliknya, beberapa pelaku pasar memperkirakan RBA akan mempertahankan suku bunga di 4,1% untuk pertemuan kedua berturut-turut, setelah inflasi triwulanan mereda lebih dari yang diperkirakan pada triwulan kedua dan penjualan ritel turun secara mengejutkan.

Kemudian di minggu ini, BoE tampaknya akan menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase atau 25 bps menjadi 5,25% pada Kamis (3/8), menyusul kenaikan 50 bps yang mengejutkan pada Juni karena bank sentral di seluruh dunia terus bergulat dengan kenaikan inflasi.

"Reli emas bisa berlanjut jika prospek pertumbuhan memburuk," kata Moya.

Jika Wall Street mulai menurunkan suku bunga secara agresif pada kuartal I-2024, emas dapat dengan mudah menemukan rumah di atas level 2.000 dolar AS. Tampaknya, menurut dia, emas perlu menunggu pendapatan Apple dan laporan penggajian non-pertanian, sebelum memberikan langkah besar berikutnya.

Baca juga:

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September terangkat 48 sen atau hampir 2,0% menjadi berakhir pada 24,97 dolar AS per ounce dan melonjak hampir 8,5% untuk Juli.

Sementara itu, platinum untuk pengiriman Oktober melonjak 14,90 dolar AS atau 1,6% menjadi menetap di 958,60 dolar AS per ounce dan membukukan kenaikan bulanan hampir 5,0%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 14 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 57 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia