Mau IPO, Perusahaan Ini Rugi Bersihnya Susut hingga 73%
JAKARTA, investor.id - PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) akan melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 530 juta saham atau 20% di harga kisaran Rp 105-125 setiap sahamnya.
Perseroan menggelar masa penawaran awal dari 4-8 Agustus 2023 dan perkiraan masa penawaran umum di tanggal 21-23 Agustus. Nilai penawaran umum ini maksimal Rp 66,25 miliar, di mana Shinhan Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek.
Perseroan bergerak di bidang kesehatan yang merupakan rumah sakit swasta dan menjadi penyedia jasa pelayanan kesehatan yang terpadu. Charlie Hospital Semarang berkedudukan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Baca Juga:
Dapat Dana dari Sini, Samudera Indonesia Pimpinan Bos Bani (SMDR) Langsung Gesit BertransaksiDana dari IPO, setelah dikurangi biaya emisi, sekitar 48,13% akan digunakan perseroan untuk penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Charlie Hospital Demak. Sekitar 45,89% akan digunakan untuk pembelian alat medis. Dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Pemegang saham RSCH sebelum IPO terdiri dari PT Wahyu Agung 99,30%, Wahyu Fitrianingsih 0,35%, Junianto 0,32%, dan Sri Mulyaningsih 0,03%. Adapun pengendali Charlie Hospital Semarang adalah Junianto. Dia adalah pemegang 70% saham PT Wahyu Agung.
Junianto juga merupakan direktur utama Charlie Hospital Semarang (RSCH) sejak 2019. Berdasarkan prospektus yang diterbitkan 4 Agustus 2023, pria kelahiran 10 Juni 1972 ini dicantumkan masih menduduki posisi komisaris PT Mahesa Jenar Semarang (Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang/PSIS) dari 2021.
Namun, dari sebuah unggahan Instagram Wahyu Agung Group terungkap bahwa Junianto yang merupakan direktur utama Wahyu Agung Group telah menjual kepemilikan saham di Mahesa Jenar sebesar 30% kepada Heri Sasongko yang merupakan direktur utama PT Megah Jaya Mulia.
Tekan Rugi
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler





