Masih Ada 35 IPO, Mayoritas Perusahaan Skala Menengah
JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saat ini ada 35 perusahaan yang masuk antrean (pipeline) penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Sedangkan per 4 Agustus 2023, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyebutkan bahwa telah ada 53 emiten baru dengan himpunan dana senilai total Rp 47,9 triliun.
Merujuk POJK Nomor 53/POJK.04/2017, klasifikasi aset perusahaan dalam pipeline dimaksud, paling banyak berasal dari skala menengah yakni 22 perusahaan dengan aset Rp 50-250 miliar. Diikuti, perusahaan skala besar dengan aset di atas Rp 250 miliar sebanyak 10 calon emiten, serta enam perusahaan skala kecil dengan aset di bawah Rp 50 miliar.
“Kami stoknya masih 35. Jadi UMKM, pengembangan, dan utama, kombinasi ada. Terus kemudian total perusahaan tercatat juga pekan ini ada sembilan lagi, termasuk hari ini (Senin) dua,” kata Nyoman di BEI, Senin (7/8/2023).
Sedangkan dari rincian sektornya, dua perusahaan dalam pipeline IPO berasal dari sektor transportasi dan logistik. Kemudian, masing-masing delapan perusahaan dari sektor konsumer non-primer dan konsumer primer. Selanjutnya, masing-masing tiga perusahaan dari sektor energi, kesehatan, properti dan real estate, bahan baku, serta teknologi. Ada pula masing-masing satu calon emiten dari sektor keuangan, industri, dan infrastruktur.
“Mudah-mudahan dari total perusahaan tercatat tahun ini bisa memecahkan rekor lagi karena jumlahnya hari ini sudah 55 terus nanti ada tujuh lagi pekan ini. Kemudian masih ada 35, harapan kami sudah memecahkan rekor nanti,” sambung Nyoman.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






