Jumat, 15 Mei 2026

Masih Ada 35 IPO, Mayoritas Perusahaan Skala Menengah

Penulis : Zsazya Senorita
7 Aug 2023 | 21:39 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saat ini ada 35 perusahaan yang masuk antrean (pipeline) penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Sedangkan per 4 Agustus 2023, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyebutkan bahwa telah ada 53 emiten baru dengan himpunan dana senilai total Rp 47,9 triliun.

Merujuk POJK Nomor 53/POJK.04/2017, klasifikasi aset perusahaan dalam pipeline dimaksud, paling banyak berasal dari skala menengah yakni 22 perusahaan dengan aset Rp 50-250 miliar. Diikuti, perusahaan skala besar dengan aset di atas Rp 250 miliar sebanyak 10 calon emiten, serta enam perusahaan skala kecil dengan aset di bawah Rp 50 miliar.

“Kami stoknya masih 35. Jadi UMKM, pengembangan, dan utama, kombinasi ada. Terus kemudian total perusahaan tercatat juga pekan ini ada sembilan lagi, termasuk hari ini (Senin) dua,” kata Nyoman di BEI, Senin (7/8/2023).

ADVERTISEMENT

Sedangkan dari rincian sektornya, dua perusahaan dalam pipeline IPO berasal dari sektor transportasi dan logistik. Kemudian, masing-masing delapan perusahaan dari sektor konsumer non-primer dan konsumer primer. Selanjutnya, masing-masing tiga perusahaan dari sektor energi, kesehatan, properti dan real estate, bahan baku, serta teknologi. Ada pula masing-masing satu calon emiten dari sektor keuangan, industri, dan infrastruktur.

“Mudah-mudahan dari total perusahaan tercatat tahun ini bisa memecahkan rekor lagi karena jumlahnya hari ini sudah 55 terus nanti ada tujuh lagi pekan ini. Kemudian masih ada 35, harapan kami sudah memecahkan rekor nanti,” sambung Nyoman. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 18 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia