Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Capai Level Tertinggi Baru, Terdorong Sentimen Positif Ini

Penulis : Indah Handayani
10 Aug 2023 | 07:50 WIB
BAGIKAN
ilustrasi cadangan minyak AS
Sumber: Antara
ilustrasi cadangan minyak AS Sumber: Antara

HOUSTON, investor.id - Harga minyak mencapai level tertinggi baru pada Rabu (9/8/2023). Brent menyentuh level tertinggi sejak Januari. Terdorong penarikan tajam stok bahan bakar AS dan pemotongan produksi Saudi dan Rusia mengimbangi kekhawatiran tentang lambatnya permintaan dari Tiongkok.

Dikutip Reuters, minyak mentah Brent menetap US$ 1,38 (1,6%) lebih tinggi pada US$ 87,55 per barel, tertinggi sejak 27 Januari. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup US$ 1,48 (1,8%) lebih tinggi pada US$ 84,40, tertinggi sejak November 2022.

Stok bensin AS turun 2,7 juta barel pekan lalu, sementara persediaan sulingan, yang meliputi solar dan minyak pemanas, turun 1,7 juta barel, data pemerintah menunjukkan, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk keduanya sebagian besar tetap stabil.

ADVERTISEMENT

"Penarikan produk olahan terus menjadi bullish untuk pasar minyak," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Pasar sebagian besar mengabaikan peningkatan 5,85 juta barel yang lebih tinggi dari perkiraan di stok minyak mentah AS setelah rekor penarikan pada minggu sebelumnya.

Penarikan stok bahan bakar AS membantu mengimbangi beberapa kekhawatiran permintaan setelah data Tiongkok pada hari Selasa menunjukkan impor minyak mentah pada bulan Juli turun 18,8% dari bulan sebelumnya ke tingkat harian terendah sejak Januari.

Sektor konsumen Tiongkok juga jatuh ke dalam deflasi dan harga factory-gate memperpanjang penurunan pada Juli, karena ekonomi terbesar kedua di dunia itu berjuang untuk menghidupkan kembali permintaan.

Tidak hanya itu, dukungan juga berasal dari rencana pengekspor utama Arab Saudi untuk memperpanjang pengurangan produksi sukarela sebesar 1 juta barel per hari selama satu bulan lagi termasuk September. Rusia juga mengatakan akan memangkas ekspor minyak sebesar 300 ribu barel per hari pada September.

"Pemulihan terbaru terutama didorong oleh janji produsen utama, seperti Arab Saudi dan Rusia, untuk menjaga pasokan tetap tenang untuk satu bulan lagi," kata Charalampos Pissouros, analis investasi senior di broker XM.

Minyak mentah membukukan kenaikan mingguan keenam berturut-turut minggu lalu, dibantu oleh pengurangan pasokan OPEC+ dan harapan stimulus yang mendorong pemulihan permintaan minyak di Tiongkok.

Pada Selasa (8/8/2023), kabinet Arab Saudi mengatakan pihaknya menegaskan kembali dukungannya untuk tindakan pencegahan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, untuk menstabilkan pasar, lapor media pemerintah.

Pasar juga akan mengamati dengan cermat Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juli, yang akan dirilis pada hari Kamis, yang diperkirakan akan menunjukkan sedikit percepatan dari tahun ke tahun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia