Pengelola Alfamidi (MIDI) Agresif, Valuasi Saham Atraktif
JAKARTA, investor.id – PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), anak usaha PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart, menargetkan 700 gerai baru hingga akhir 2023. Target tersebut merepresentasikan strategi ekspansi yang agresif, karena rata-rata pembukaan dalam 3 tahun terakhir hanya sebanyak 246 gerai.
MIDI bergerak di bisnis perdagangan eceran khususnya barang-barang kebutuhan harian (staples retail) dengan brand utama Alfamidi. Gerai Alfamidi sekitar 81% dari total gerai MIDI. Sisanya gerai Alfamidi Super, Midi Fresh, dan Lawson.
Baca Juga:
Performa Alfamidi (MIDI) Jos!Tahun ini, MIDI akan memprioritaskan ekspansi gerai Lawson sebanyak 500 gerai, jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2022 yang hanya 127 gerai. Sebelumnya, Lawson stagnan karena total hanya memiliki 65 gerai selama 10 tahun berdiri.
Adapun saat ini MIDI mengoperasikan lebih dari 2.600 gerai. Jika dibandingkan dengan Alfamart, gerai Alfamidi yang dikelola MIDI memiliki area penjualan yang lebih besar, yaitu rata-rata sekitar 300 m2, sedangkan Alfamart 150 m2. Alfamidi juga memiliki jumlah stock keeping unit (SKU) yang lebih banyak.
Mengenai brand MIDI lainnya, misalnya Alfamidi Super, memiliki area penjualan yang mendekati supermarket, yaitu lebih dari 500 m2. Sedangkan Midi Fresh berkonsep gerai produk segar dengan ukuran kecil (30-60 m2) dan Lawson – yang dioperasikan oleh anak usaha MIDI, PT Lancar Wiguna Sejahtera (LWS) – lebih berfokus pada penjualan produk ready-to-eat (RTE) dan ready-to-drink (RTD) yang mencapai 70% dari total penjualan.
“Tahun ini, MIDI menargetkan pembukaan gerai yang agresif yaitu mencapai 700 gerai dengan mayoritas 500 gerai Lawson dan 200 gerai alfamidi. Kedua brand tersebut memiliki target area pembukaan gerai yang berbeda, yaitu Alfamidi akan berfokus di luar Jawa, sedangkan Lawson berfokus di wilayah Jawa,” tulis analis Samuel Sekuritas Pebe Peresia dan Research Associate Samuel Sekuritas Ashalia Fitri dalam riset terbaru.
Rekomendasi dan Target Harga
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





