Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Konglomerat Djoko Susanto Untung Besar, Saham Bisa Naik 83%

Penulis : Jauhari Mahardhika
25 Mar 2026 | 19:01 WIB
BAGIKAN
Djoko Susanto. (Foto: Sumber Alfaria Trijaya/Forbes)
Djoko Susanto. (Foto: Sumber Alfaria Trijaya/Forbes)

JAKARTA, investor.id – PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), pengelola Alfamidi milik konglomerat Djoko Susanto atau Kwok Kwie Fo, meraup untung besar sepanjang 2025 usai menjual Lawson. Harga saham MIDI berpotensi naik hingga 83%.

MIDI mencetak laba bersih Rp 202 miliar pada kuartal IV-2025 atau melesat 153% yoy atau tumbuh 1% qoq. Alhasil, laba bersih MIDI selama 2025 mencapai Rp 792 miliar atau melejit 45% yoy.

“Perolehan laba bersih tersebut melampaui ekspektasi, karena mencapai 107% dari estimasi konsensus 2025,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Lonjakan laba bersih MIDI pada kuartal IV-2025 dan sepanjang 2025 terutama didorong oleh hilangnya kerugian dari Lawson usai divestasi pada Mei 2025.

Sebagai gambaran, laba bersih MIDI dengan mengecualikan Lawson pada kuartal IV-2024 dan selama 2024 masing-masing sebesar Rp 145 miliar dan Rp 712 miliar. Laba bersih yang mengecualikan Lawson pada kuartal IV-2025 tidak berubah sebesar Rp 202 miliar, sedangkan sepanjang 2025 mencapai Rp 838 miliar.

“Itu mengimplikasikan pertumbuhan laba bersih sebesar 39% yoy dan 18% yoy dibandingkan realisasi kuartal IV-2024 dan selama 2024 yang mengecualikan Lawson,” jelas Stockbit.

Secara operasional, pertumbuhan pendapatan MIDI relatif moderat sebesar 3% yoy pada kuartal IV-2025, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 27%.

Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh ekspansi gerai sebanyak 60 gerai (neto) pada kuartal IV-2025. Sedangkan same-store sales growth (SSSG) pada kuartal IV-2025 masih terkontraksi 0,39% yoy karena efek high base.

Manajemen MIDI telah menetapkan target SSSG di level mid–single digit pada 2026, dengan target pendapatan di kisaran high–single digit hingga low–teens. Adapun SSSG pada Februari 2026 sebesar 9,05% yoy.

“MIDI akan mengadakan earnings call pada Senin depan (30/3). Kami akan kembali meng-update hasil dari earnings call tersebut,” ungkap Stockbit.

Target Harga Tinggi Saham MIDI 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia