Raih Tambahan Fasilitas Pinjaman US$ 110 Juta, Manajemen Archi (ARCI) Blak-blakan Dampaknya bagi Perseroan
JAKARTA, investor.id – Manajemen PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), perusahaan tambang emas milik konglomerat Peter Sondakh, buka-bukaan dampak positif setelah diraihnya tambahan fasilitas pinjaman sekitar US$ 110 juta, sehingga total fasilitas pinjaman yang sudah dipegang perseroan mencapai US$ 365 juta.
Archi beserta sejumlah anak usahanya sebelumnya telah meraih tambahan fasilitas pinjaman sindikasi bank senilai US$ 110 juta, sehingga total pinjaman yang sudah didapatkan perseroan hingga kini mencapai US$ 365 juta atau setara Rp 5,5 triliun. Fasilitas pinjaman tersebut akan dipakai untuk mengembangkan Pit Araren dan belanja modal.
Anak usaha Archi yang turut menjadi penerima pinjaman adalah PT Meares Soputan Mining (MSM), Archipelago Resources Pte Ltd (ARPTE), PT Karya Kreasi Mulia (KKM), dan PT Jasa Pertimbangan Perkasa (JPP). Adapun PT Tondano Nusajaya (TTN) bertindak sebagai penjamin.
Direktur Utama Archi Indonesia Rudy Suhendra mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut akan memberikan tiga manfaat bagi perseroan. Pertama, perseroan mendapatkan dana sehubungan dengan rencana percepatan pembangunan infrastruktur dan percepatan eksplorasi tambang emas ke depan.
“Dari sisi keuangan, fasilitas pinjaman ini sudah sesuai dengan target kami. Artinya perseroan sudah memiliki dana yang cukup untuk percepatan produksi emas, baik pengembangan ifrastruktur dan eksplorasi dalam beberapa tahun mendatang. Dana tersebut juga memperkuat kemampuan perseroan untuk mempercepat eksplorasi cadangan-cadangan emas perseroan ke depan,” ujarnya kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (21/8/2023).
Kedua, dia mengatakan, fasiltias pinjaman ini akan menekan biaya bunga, karena bunga pinjaman terbaru ini lebih rendah, dibandingkan dengan pinjaman sebelumnya. “Kami memprediksi pinjaman ini setidaknya dapat menekan beban bunga yang harus ditanggung perseroan berkisar 0,75-1% per tahun,” terangnya.
Fasilitas pinjaman sindikasi tersebut dikenakan bunga term SOFR 3 bulan + 3,75% per tahun. Sedangkan bertindak sebagai bank koordinasi adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), arranger fasilitas konvensional, arranger fasilitas Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), agen fasilitas global, agen fasilitas konvensional, agen jaminan bersama, dan bank rekening.
Kemudian, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI sebagai arranger fasilitas MMQ dan agen syariah dalam dokumen pembiayaan MMQ. Nilai transaksi setara dengan 147% dari total ekuitas konsolidasi Archi berdasarkan laporan keuangan tahun 2022 yang diaudit.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






