BEI Siapkan Empat Skema Perdagangan untuk Bursa Karbon
JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) makin matang mempersiapkan diri menjadi penyelenggara bursa karbon. Penyelenggara bursa efek tersebut menyiapkan empat skema perdagangan.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, skema pertama adalah pasar reguler seperti perdagangan saham. Pengguna jasa dapat menyampaikan bid dan ask. Kedua, pasar lelang yang merupakan penjualan satu arah dari pemilik proyek, seperti IPO.
“Ketiga, pasar negosiasi dimana jika sudah memiliki perjanjian di luar, dapat ditransaksikan dengan pihak yang sudah confirm melalui bursa karbon. Keempat, pasar marketplace selayaknya marketplace pada umumnya, yakni proyek dapat diperlihatkan dan pembeli dapat menyampaikan bid-nya,” jelas Jeffrey di Jakarta, Rabu (13/9/2023).
Sebelumnya, Direktur BEI Iman Rachman menyebutkan, skema perdagangan disiapkan dalam rangka menjadi penyelenggara bursa karbon. Masing-masing pasar akan memiliki fungsi dan manfaat bagi para penjual dan pembeli karbon.
Barang yang akan dijual nanti yakni sertifikat karbon yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sertifikat itulah yang akan diperdagangkan. “Pembeli akan terdaftar sebagai pengguna, pemilik, dan akan menjadi penjual,” jelas Iman.
Dengan adanya bursa karbon, maka penjualan dan pembelian sertifikat tidak bisa dilakukan di luar bursa karbon. Dengan demikian mampu meminimalisir double counted. Selain skema perdagangan, BEI sudah menyiapkan aturan-aturan lain, misalnya mekanisme hukuman atau sanksi seperti suspensi atau penghentian sementara perdagangan.
10 Emiten Diuntungkan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






