Sempat Digembok Gara-gara Naik 360%, Emiten Ini Umumkan Mau Bagikan Dividen Saham
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mulai perdagangan sesi I tanggal 25 September 2023.
“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 25 September 2023,” jelas pengumuman BEI dikutip Senin (25/9/2023).
Sebelumnya, BEI melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham SGER pada perdagangan tanggal 22 September 2023. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Pada perdagangan 21 September, saham SGER ditutup di Rp 2.300 atau naik 9,52%. Di hari yang sama, saham ini sempat menyentuh level tertingginya di Rp 2.350. Dalam satu bulan terakhir, SGER melaju 66,67%. Sedangkan dalam tiga bulan terakhir, SGER melesat hampir 360%.
BEI menyatakan bahwa tujuan suspensi untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER).
Dividen Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihTag Terpopuler
Terpopuler






