Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Menguat, Investor Terus Pantau Imbal Hasil Treasury AS

Penulis : Indah Handayani
29 Sep 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi busa saham New York. (FOTO: AFP)
Ilustrasi busa saham New York. (FOTO: AFP)

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street menguat pada Kamis (28/9/2023). Karena Wall Street mencoba untuk mendapatkan kembali sebagian dari kerugian besar bulan ini dan para pedagang terus memantau imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones naik 116,07 poin (0,35%) menjadi 33.666,34. Sedangkan S&P 500 bertambah 0,59% menjadi 4.299,70, tidak jauh dari level kunci 4.300. Sementara itu, Nasdaq melonjak sekitar 0,83% menjadi 13.201,28.

Saham sedang menuju bulan dan kuartal perdagangan yang sulit. Dow Jones diperkirakan akan melemah 3% di bulan September dan lebih rendah 2% di kuartal ini. S&P 500 diprediksi untuk mengakhiri bulan ini dengan penurunan sebesar 4,6% dan penurunan kuartal sebesar 3,4%. Nasdaq berada pada kecepatan untuk menyelesaikan bulan dan kuartal ini lebih rendah masing-masing sebesar 5,9% dan 4,3%.

ADVERTISEMENT

Sektor jasa komunikasi melonjak 1,2% memimpin S&P 500 lebih tinggi, didorong oleh kenaikan 2% di Meta Platforms. Intel dan Cisco Systems naik masing-masing 1.6% dan 1.3%, mengangkat Dow Jones.

“Anda hanya mendapat sedikit penangguhan hukuman dari tekanan jual. Tanpa katalis yang besar, biasanya sulit untuk mempertahankan pergerakan tersebut ke satu arah. Jeda kecil ini, mungkin sedikit downtime, bukanlah hal yang tidak terduga, bahkan di tengah latar belakang yang lebih negatif,” kata Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird.

Rata-rata saham utama mendapat dorongan karena imbal hasil Treasury AS turun dari level tertinggi dalam beberapa tahun. Saham-saham mengalami kesulitan akhir-akhir ini dengan kenaikan imbal hasil dan prospek suku bunga yang lebih tinggi lebih lama dari perkiraan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan mencapai level tertinggi baru dalam 15 tahun karena data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan pasar tenaga kerja masih tangguh dengan klaim pengangguran lebih rendah dari perkiraan. Suku bunga acuan turun dari level tersebut pada hari berikutnya.

Pasar saham telah mengambil isyarat dari pasar obligasi akhir-akhir ini dengan lonjakan suku bunga yang meningkatkan kekhawatiran terhadap resesi dan mengirim ekuitas ke posisi terendah baru. S&P 500 mencapai level terendah sejak Juni pada minggu ini karena imbal hasil 10-tahun mencapai level tertinggi sejak 2007.

Investor akan mengalihkan perhatian mereka ke pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi terbaru yang akan dirilis pada hari Jumat (29/9/2023). Pembacaan PCE adalah metrik inflasi pilihan The Fed. Wall Street juga mengawasi Washington, seiring negosiasi anggota parlemen mengenai rancangan undang-undang belanja AS berlanjut sebelum batas waktu 1 Oktober.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia