Target Harga Masih Jauh, Saham Harita Nickel (NCKL) Diburu
JAKARTA, investor.id - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel telah menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang saham per 30 September 2023.
PT Harita Jayaraya sebagai pengendali masih menguasai 54.549.990.000 saham NCKL atau 86,45%. Sedangkan, PT Citra Duta Jaya Makmur 0,87% dan masyarakat 12,65%. Penerima manfaat akhir dari Harita Nickel adalah Lim Gunawan Hariyanto.
Yang menarik adalah jumlah pemegang saham per akhir September bertambah 1.721 menjadi 19.902 pemegang saham. Per 31 Agustus lalu, jumlahnya masih 18.181 pemegang saham.
Sebelumnya diberitakan, Samuel Sekuritas mempertahankan rating beli saham Harita Nickel atau NCKL. Target harga saham NCKL dipatok Rp 1.500. Target harga tersebut menyiratkan estimasi P/E 2024 sebesar 10,1 kali. Risikonya adalah harga komoditas yang lebih rendah dari perkiraan dan perubahan regulasi.
Adapun pada perdagangan Jumat (6/10/2023) saham NCKL ditutup di Rp 980 atau naik 3,16%. Menuju target harga Rp 1.500, saham ini masih berpeluang melaju 53%.
Keunggulan
Dijelaskan bahwa ada satu hal yang menarik perhatian analis saat mengunjungi wilayah operasional PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Perseroan menempatkan asetnya dengan baik. Jarak antara area pertambangan, smelter, dan pelabuhan masing-masing kurang dari 5 km.
“Itu memungkinkan NCKL meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Biaya tunai smelter NCKL adalah salah satu yang terendah dibanding pesaingnya,” tulis analis Samuel Sekuritas, Juan Harahap dan Research Associate Samuel Sekuritas, Haikal Putra Samsul dalam risetnya.
Selain itu, Harita Nickel memiliki keunggulan geografis. Lokasi tambang berada di ketinggian 50-60 meter di atas permukaan laut, di daerah pegunungan, sehingga mengurangi risiko banjir.
Kemudian, tingginya permukaan air laut di sekitar wilayah tersebut memungkinkan kapal-kapal induk dapat berlabuh di pelabuhannya. Harita Nickel juga memiliki sejumlah rencana proyek masa depan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


