Jumat, 15 Mei 2026

Raja Otomotif Bagikan Dividen Interim, per Sahamnya Segini, 11 Oktober Penentuan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Okt 2023 | 06:44 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di pabrik PT Astra International Tbk (ASII). Foto: Investor Daily/DEFRIZAL
Kegiatan di pabrik PT Astra International Tbk (ASII). Foto: Investor Daily/DEFRIZAL

JAKARTA, investor.id - Raja otomotif, PT Astra International Tbk (ASII) siap membagikan dividen interim sebesar Rp 98 per saham atau senilai total Rp 3,96 triliun.

Tanggal cum dividen ASII di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada Rabu, 11 Oktober 2023. Disusul tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 12 Oktober. Sedangkan tanggal cum dividen di pasar tunai pada 13 Oktober. Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 16 Oktober.

Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 13 Oktober pukul 16.00 WIB. Tanggal pembayaran dividen pada 31 Oktober.

ADVERTISEMENT

Corporate Secretary Astra International, Gita Tiffany Boer sempat menyatakan, rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023 ini telah diputuskan dalam rapat direksi perseroan yang diselenggarakan pada 18 September. Selain itu, telah memperoleh persetujuan dewan komisaris perseroan pada 29 September 2023.

“Jumlah dividen interim yang akan dibayarkan sebesar Rp 98 per saham dengan total nilai Rp 3.967.388.207.720,” kata Gita dalam keterangan tertulis belum lama ini.

Saham

Dia menyebut, pembagian dividen interim ASII sebesar Rp 98 per saham didasarkan atas data keuangan Astra International per 30 Juni 2023.

Di mana laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 17,45 triliun, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 176,2 triliun, dan total ekuitas Rp 233,31 triliun.

“Pelaksanaan pembayaran dividen interim akan dilakukan oleh perseroan dengan memerhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas dia.

Pada perdagangan 10 Oktober, saham Astra (ASII) diparkir di Rp 6.050 atau turun 1,22%. Dalam tiga bulan terakhir, saham ini melemah 10,70%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia