Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Bearish, Tertekan Meningkatnya Seruan Gencatan Senjata Kemanusiaan 

Penulis : Indah Handayani
30 Okt 2023 | 11:39 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak. REUTERS/Tatiana Meel
ilustrasi harga minyak. REUTERS/Tatiana Meel

JAKARTA, investor.id - Harga minyak terpantau bearish pada Senin pagi (30/10/2023). Tertekan meningkatnya seruan dari internasional untuk gencatan senjata kemanusiaan seiring dengan meningkatnya serangan Israel ke Gaza. Selain itu, eskalasi tensi Lebanon yang juga ikut memanas mendukung pergerakan harga lebih lanjut.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, Israel kembali meluncurkan serangan udara di Gaza utara dekat rumah sakit Shifa dan Al-Quds, serta bentrok dengan militan Hamas Palestina di daerah perbatasan di sebelah timur kota Khan Younis, ungkap media Palestina pada hari Senin. Ancaman eskalasi lebih lanjut konflik Israel - Hamas tersebut dapat meluas ke konflik regional yang lebih luas yang berpotensi mengganggu kestabilan di wilayah Timur Tengah yang memasok sekitar sepertiga minyak dunia.

“Meski sejauh ini belum terlihat dampaknya terhadap pasokan minyak, namun untuk pasar gas telah terdampak. Ladang gas Tamar ditutup oleh Israel setelah serangan Hamas awal bulan ini. Mesir, yang mengimpor gas dari Israel, mengatakan pada hari Minggu bahwa impor telah turun hingga nol,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Senin (30/10/2023).

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Tim Research and Development ICDX menambahkan, peningkatan serangan yang dilakukan Israel juga meningkatkan kecaman internasional untuk melakukan gencatan senjata kemanusiaan segera. Presiden AS Joe Biden mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menyerukan perlindungan warga sipil di Gaza dan secara signifikan segera meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan ke wilayah pesisir yang terkepung, kata Gedung Putih pada hari Minggu.

Biden dan Netanyahu juga membahas upaya melindungi lebih dari 200 orang yang disandera oleh militan Hamas Palestina dalam serangan mendadak terhadap Israel pada 7 Oktober yang menewaskan 1.400 orang.

Selain itu, Tim Research and Development ICDX menambahkan, dalam perundingan antara Israel dan Hamas yang dimediasi Qatar pada hari Minggu, Hamas menginginkan jeda kemanusiaan selama lima hari dalam operasi Israel untuk memungkinkan bantuan dan bahan bakar masuk ke Jalur Gaza yang terkepung sebagai imbalan atas pembebasan semua sandera sipil yang ditahan oleh militan, kata sumber tersebut, yang berbicara tanpa menyebut nama.

Sementara itu, Hizbullah Lebanon pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak Israel di Lebanon selatan dengan rudal, yang merupakan pertama kalinya mereka mengumumkan insiden semacam itu, ketika bentrokan di perbatasan Lebanon meningkat. Tentara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon telah saling baku tembak setiap hari sejak dimulainya konflik Gaza tiga minggu lalu.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 87 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 83 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia