Jumat, 15 Mei 2026

Ada Emiten Sawit Tak Catat Pendapatan & Kena PKPU Sementara, Sahamnya masih Bertenaga

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Nov 2023 | 13:10 WIB
BAGIKAN
Pabrik kelapa sawit PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.
Pabrik kelapa sawit PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.

Emiten sawit, PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) sempat mengumumkan perkembangan terkini mengenai kondisi perusahaan.

Direktur Eterindo Wahanatama, Edward Hardiyanto mengungkapkan, terhitung sejak tanggal 1 November 2023, perseroan telah masuk dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) sementara. Hal itu, berdasarkan adanya permohonan PKPU yang diajukan oleh salah satu kreditur, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Disebutkan bahwa terdapat Putusan Pengadilan Niaga Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 300/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 1 November 2023 atas permohonan PKPU yang diajukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

ADVERTISEMENT

Putusan PKPU Sementara mencakup PT Eterindo Wahanatama Tbk (dalam PKPU), PT Anugerahinti Gemanusa/AG (dalam PKPU), PT Maiska Bhumi Semesta/MBS (dalam PKPU), dan PT Malindo Persada Khatulistiwa/MPK (dalam PKPU). AG, MBS, dan MPK merupakan anak usaha ETWA.

Eterindo Wahanatama (ETWA) bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit terpadu dan industri biodiesel. Pada industri hulu, sebagaimana dikutip dari website resmi perseroan, ETWA memiliki konsesi perkebunan kelapa sawit seluas 28.300 hektare untuk inti dan plasma berdasarkan hak guna usaha tahun 2014, yang terletak di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sebagian dari luas area tertanam merupakan tanaman menghasilkan.

Pada industri hilir, Eterindo Wahanatama memiliki pabrik biodiesel berkapasitas terpasang 140.000 metrik ton per tahun dengan kualitas produk standar nasional dan internasional. Perseroan memiliki komitmen untuk mengembangkan industri hulu dan hilir dengan mengacu kepada RSPO dan ISPO sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia