Jumat, 15 Mei 2026

Ada Emiten Sawit Tak Catat Pendapatan & Kena PKPU Sementara, Sahamnya masih Bertenaga

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Nov 2023 | 13:10 WIB
BAGIKAN
Pabrik kelapa sawit PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.
Pabrik kelapa sawit PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan pada daftar saham dalam pemantauan khusus.

Perubahannya terjadi pada PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), dari yang semula kriterianya 3 dan 5, ditambahkan kriteria 8. “Penambahan kriteria 8,” jelas pengumuman BEI dikutip Selasa (14/11/2023).

Kriteria 8 berarti dalam kondisi dimohonkan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) atau dimohonkan pailit.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kriteria 3, yakni tidak membukukan pendapatan atau tidak terdapat perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya.

Lalu kriteria 5 adalah memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir.

Meski demikian, pada perdagangan sesi I 14 November, saham ETWA diparkir di Rp 108 atau naik 9,09%.

Berdasarkan laporan keuangan semester I-2023, perseroan tak mencatatkan penjualan neto tapi terdapat beban pokok penjualan Rp 8,99 miliar. Di semester I-2022, ETWA masih membukukan penjualan neto Rp 32,13 miliar, dengan beban pokok penjualan Rp 52,66 miliar.

Sedangkan per 30 Juni 2023 tercatat defisiensi modal Rp 412,62 miliar. Total aset perseroan Rp 887,03 miliar, dan liabilitas Rp 1,29 triliun.

PKPU

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 8 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 51 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia