Minggu, 5 April 2026

Harga Minyak Anjlok, Tertekan Peningkatan Stok AS

Penulis : Indah Handayani
16 Nov 2023 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Fasilitas produksi minyak mentah. ( Foto ilustrasi: AFP )
Fasilitas produksi minyak mentah. ( Foto ilustrasi: AFP )

HOUSTON, investor.id -  Harga minyak anjlok pada Rabu (15/11/2023). Tertekan peningkatan persediaan minyak mentah Amerika Serikat yang lebih besar dari perkiraan dan rekor produksi di negara produsen terbesar dunia tersebut. Ditambah lagi, meningkatnya kekhawatiran terhadap permintaan di Asia.

Dikutip dari Reuters, Brent berjangka ditutup turun US$ 1,29 (1,6%) pada US$ 81,18 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,60 (2%) menjadi US$ 76,66.

Kontrak bulan depan WTI juga lebih rendah dibandingkan bulan kedua, atau contango, untuk pertama kalinya sejak Juli. Harga minyak enam bulan ke depan juga tampak siap untuk naik di atas kontrak bulan depan.

ADVERTISEMENT

Stok minyak mentah AS naik 3,6 juta barel pada pekan lalu menjadi 421,9 juta barel, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA). Angka itu jauh melebihi ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 1,8 juta barel.

Data mingguan pemerintah, yang tidak dipublikasikan minggu lalu karena peningkatan sistem, juga menunjukkan produksi minyak mentah AS bertahan pada rekor 13,2 juta barel per hari yang dicapai pada Oktober.

“Aktivitas pasokan AS merupakan hambatan bagi pasar, dan AS merupakan masalah bagi OPEC+,” kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC di New York, seraya menambahkan Arab Saudi tidak dapat memangkas lebih banyak produksi untuk mendongkrak harga.

Pengekspor minyak utama Arab Saudi dan Rusia, bagian dari OPEC+, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, mengatakan bulan ini bahwa mereka akan melanjutkan pengurangan produksi minyak sukarela tambahan hingga akhir tahun.

Stok bensin AS menunjukkan permintaan yang kuat dengan penurunan mengejutkan sebesar 1,5 juta barel pada minggu lalu. Persediaan solar turun lebih dari yang diperkirakan sebesar 1,4 juta barel.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia