Kiat Harita Nickel (NCKL) Hadapi Penurunan Harga Nikel
JAKARTA, investor.id – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel mencetak kinerja yang kuat hingga kuartal III-2023. Pendapatan melonjak 135% (yoy) menjadi Rp 17,3 triliun dari Rp 7,4 triliun. Laba bersih meningkat 30% menjadi Rp 5,7 triliun dari Rp 3,5 triliun.
Pencapaian Harita Nickel itu berkat peningkatan produksi. “Adanya peningkatan volume juga mampu melawan penurunan harga nikel global yang terus-menerus terjadi. Penurunan sudah lebih dari 38% dalam 9 bulan pada 2023,” tulis analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Axell Ebenhaezer dalam risetnya.
Menurut dia, Harita Nickel mencatat peningkatan volume produksi nikel mentah dan produk nikel yang sangat besar secara tahunan selama periode Januari-September 2023. Volume produksi mixed hydrogen precipitate (MHP) meningkat 49% (yoy) menjadi hampir 47 ribu ton dari 31 ribu ton. Hal itu disebabkan oleh penambahan lini produksi ke-3 pada kilang HPAL yang sudah ada.
Volume produksi feronikel emiten berkode saham NCKL tersebut juga meningkat 268% (yoy) menjadi hampir 69 ribu ton logam hingga kuartal III-2023 dari 18 ribu ton logam. Itu tidak terlalu mengejutkan karena smelter RKEF yang baru telah berhasil mencapai kapasitas penuh pada kuartal III-2023.
“Adapun produksi bijih nikel naik 119% menjadi 14,5 juta ton dari 6,6 juta ton demi pendukung peningkatan tersebut,” sebut Axell.
Sementara itu, produksi kobalt sulfat NCKL mulai berjalan. Perseroan mulai memproduksi kobalt sulfat di kilang HPAL pada kuartal III-2023. Sebanyak 818 ton kobalt sulfat telah diproduksi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 271 ton telah dijual.
“Karena margin tunai produk yang tinggi sebesar US$ 12.765 per mt (margin 55%), NCKL berencana untuk meningkatkan produksi kobalt sulfat lebih lanjut, dengan target produksi 7.500 ton pada 2024,” ungkap Axell.
Nikel sulfat yang mulai diproduksi oleh NCKL pada kuartal II-2023 juga meningkat pada kuartal III-2023, karena volume produksi meningkat 132% (qoq) menjadi 6.490 ton dari 2.797 ton.
Rekomendasi dan Target Harga NCKL
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






