INDY, PTBA, ADRO, BUMI Lanjut Naik?
Adapun negara-negara eksportir batu bara utama lainnya – seperti Indonesia dan Australia – tidak dikenakan tarif bea impor karena memiliki perjanjian perdagangan bebas (free trade) dengan China. Pada November 2023, impor batu bara dari Indonesia ke China mengalami kenaikan +16% mom menjadi 18,33 juta ton.
Stockbit menilai, penerapan kembali tarif impor atas batu bara asal Rusia dan peningkatan aktivitas manufaktur China berpotensi meningkatkan permintaan batu bara dari Indonesia.
Kementerian ESDM sendiri memproyeksikan volume ekspor batu bara dapat tumbuh pada 2024, sejalan dengan kenaikan target produksi batu bara nasional sebesar 710 juta ton (vs. target produksi 2023: 694,5 juta ton).
Per 9M23, beberapa emiten batu bara memiliki porsi penjualan yang cukup besar ke China, seperti ADRO (19,5% dari total penjualan), ITMG (28,7%), dan BSSR (59,8%).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






