Langkah Besar Antam (ANTM) dan Potensi Sahamnya
JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam telah menyelesaikan serangkaian transaksi, yaitu divestasi saham PT Sumberdaya Arindo (SDA) dan PT Feni Haltim (FHT), kepada Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL) dari China melalui anak usahanya, HongKong CBL Ltd (HKCBL).
HKCBL bakal mengakuisisi 49% saham SDA dari Antam senilai US$ 416,5 juta, yang akan dibayar secara tunai. Antam juga mempunyai hak untuk menerima pembayaran jika terdapat tambahan cadangan di area pertambangan SDA dalam jangka waktu 36 bulan sejak tanggal penyelesaian transaksi pada 28 Desember 2023.
Transaksi lainnya adalah divestasi saham FHT, dimana HKCBL membeli 10% saham dari Antam, serta 50% saham dari International Mineral Capital (IMC), anak usaha emiten berkode saham ANTM tersebut.
Nilai transaksi jual beli saham FHT mencapai Rp 781,2 miliar. Rinciannya, HKCBL membeli 10% saham FHT sebesar Rp 130,2 miliar dari ANTM. Selain itu, HKCBL memborong 50% saham FHT senilai Rp 651 miliar dari IMC, anak usaha ANTM.
“Manajemen ANTM juga menyebutkan bahwa perseroan akan mencatatkan one-off gains sebesar Rp 599 miliar pada kuartal IV-2023,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan dalam risetnya.
ANTM dan HKCBL juga berencana membangun smelter berteknologi high pressure acid leaching (HPAL) dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 30% dan 70%.
Target Harga Saham ANTM
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






