Langkah Besar Antam (ANTM) dan Potensi Sahamnya
Adapun untuk proyek baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV), ANTM memiliki eksposur melalui Indonesia Battery Corporation (IBC) dengan kepemilikan saham sebesar 25%.
“Berdasarkan arahan manajemen, ANTM juga perlu berpartisipasi dalam pendanaan proyek-proyek untuk mempertahankan kepemilikan saham di IBC. Kami yakin ANTM akan menggunakan dana hasil divestasi, yang totalnya sekitar Rp 7 triliun, untuk membiayai proyek-proyek hilir,” sebut Hasan.
BRI Danareksa Sekuritas belum memasukkan proyek-proyek tersebut ke dalam valuasi, karena rinciannya masih terbatas. Meski demikian, divestasi saham anak usaha merupakan hal yang positif karena ANTM dapat memanfaatkan lebih jauh untuk proyek-proyek terkait baterai kendaraan listrik.
Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ANTM. Target harga saham ANTM berbasis discounted cash flow (DCF) dipatok sebesar Rp 1.960. Adapun risiko dari pandangan tersebut mencakup penurunan harga nikel lebih lanjut, yang bisa mengakibatkan proyek-proyek tadi menjadi tidak layak.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






