Minggu, 21 Juni 2026

Harga Nikel dan Timah Masih Kuat Naik, Begini Rekomendasi Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
29 Jan 2024 | 15:47 WIB
BAGIKAN
Bijih feronikel Antam (ANTM). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)
Bijih feronikel Antam (ANTM). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pd/18)

JAKARTA, investor.id – Harga nikel diperkirakan masih cenderung naik dan saat ini bergerak di luar pola downtrend dalam jangka menengah yang relatif kuat. Komoditas logam lainnya, yaitu timah, juga diprediksi masih cenderung naik. Namun, harga saat ini bergerak di luar pola uptrend dalam jangka pendek yang relatif tidak kuat.

Secara teknikal, untuk harga nikel, indikator Stochastic%D Optimized, RSI Optimized, dan W%R Optimized relatif masih cenderung naik di atas moving average optimized periode 4 hari, yang mengindikasikan harga masih cenderung naik.

“Sebagai acuan, trading range harga nikel saat ini antara 15.494-17.275,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas, Tasrul Tanar dalam ulasannya, Senin (29/1/2024).

ADVERTISEMENT

Para pemodal dapat mencermati saham-saham nikel ini, dengan rekomendasi beli dan jual. Saham-saham tersebut adalah ANTM, INCO, MBMA, dan NCKL.

Mirae memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham ANTM. Target harganya Rp 1.650. Adapun kisaran harga untuk trading harian Rp 1.540-1.600. Cut loss di Rp 1.520.

Pemodal juga bisa buy on weakness saham INCO. Target harga INCO dipatok Rp 4.370. Sedangkan kisaran harga untuk trading harian Rp 3.930-4.080. Cut loss di Rp 3.910.

Selain itu, buy on weakness saham NCKL dengan target harga Rp 960. Kisaran harga untuk trading harian Rp 890-920. Cut loss di Rp 880.

Sedangkan rekomendasi saham MBMA adalah sell on strength. Target harga MBMA Rp 710. Kisaran harga untuk trading harian Rp 650-690. Cut loss di Rp 620.

Sementara itu, mengenai harga timah, secara teknikal indikator Stochastic%D Optimized, RSI Optimized, dan William%R Optimized sudah berada di area ovebought dan harga masih di atas moving average optimized periode 6 hari, yang mengindasikan potensi koreksi masih terlihat secara umum.

Sebagai acuan, trading range harga timah saat ini antara 25.301-26.860,” sebut Tasrul.

Mirae memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham TINS. Target harga TINS Rp 640. Adapun kisaran harga untuk trading harian Rp 590-605. Cut loss di Rp 570.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia