Penjualan Emas Antam (ANTM) Merosot 25%, Nikel Turun 16%
Sementara itu, penjualan bijih nikel, bauksit dan alumina Antam sepanjang 2023 masih mencatatkan kenaikan. Penjualan bijih nikel Antam meningkat dari 7 juta ton pada 2022 menjadi 11,71 juta ton di 2023, disusul bauksit dari 1,24 juta ton menjadi 1,49 juta ton, dan alumina dari 143.990 ton menjadi 146.238 ton.
Pada periode sama, produksi bijih nikel Antam juga bertambah menjadi 13,45 juta ton dari 8,62 juta ton di 2022. disusul komoditas bauksit yang produksinya naik menjadi 2,01 juta ton pada 2023 dari tahun sebelumnya 1,65 juta ton, serta alumina dengan peningkatan produksi dari 151.565 ton menjadi 160.940 ton.
Manajemen Antam menyebut, produksi bauksit yang sebanyak 2,01 juta ton pada 2023 ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik alumina dan penjualan kepada pelanggan pihak ketiga. Dan produksi bijih nikel 13,45 juta ton pada tahunn lalu digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel Antam, serta penjualan kepada pelanggan domestik.
“Secara berkesinambungan, Antam senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah produk, serta mengimplementasikan kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien,” tulis manajemen Antam.
Pada 2023, emiten anggota BUMN holding pertambangan MIND ID ini tetap melanjutkan kegiatan eksplorasi untuk memastikan keberlanjutan perusahaan. Fokus eksplorasi adalah untuk meningkatkan perolehan cadangan dan sumberdaya nikel, emas, dan bauksit.
“Total biaya eksplorasi preliminary unaudited Antam pada periode full year 2023 (FY23) tercatat sebesar Rp 278,03 miliar,” ungkap manajemen Antam.
Kegiatan eksplorasi emas Antam pada 2023 dilakukan di Pongkor, Jawa Barat, yakni meliputi pengeboran bawah tanah (underground drilling) dan pengeboran permukaan (surface drilling). Sementara eksplorasi nikel perseroan dilakukan di Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara serta Tanjung Buli, Maluku Utara. Di daerah Konawe Utara, kegiatan yang dilakukan antara lain pemetaan geologi, percontoan core, logging core, dan pengukuran grid & reukur, serta pemasangan patok dan pemboran single tube.
Sedangkan eksplorasi bauksit Antam pada 2023 dilakukan di Tayan, Mempawah, dan Landak, Kalimantan Barat. Di wilayah itu, kegiatan eksplorasi yang dilakukan meliputi pemetaan geologi, pengukuran grid/polygon, pengukuran GPS geodetik, test pit, logging test pit, dan percontohan batuan.
“Kegiatan eksplorasi dilaksanakan untuk memastikan kecukupan potensi sumber daya dan cadangan mineral strategis perusahaan. Kegiatan eksplorasi nikel betujuan untuk menunjang keberlangsungan operasi dan inisiasi pengembangan hilirisasi nikel perusahaan,” pungkas manajemen Antam.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






