Jumat, 15 Mei 2026

Diborong Pengendali di Harga Tinggi, Saham Batu Bara Ini Masih Betah di Gocap

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Feb 2024 | 07:30 WIB
BAGIKAN
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). (Foto: Perseroan)

Tak disebutkan siapa pihak penjual dari 1,4 miliar saham Black Diamond Resources (COAL). Namun berdasarkan data pemegang saham COAL per 31 Januari 2024, Hendra Hasan Kustarjo memiliki 1,4 miliar saham COAL atau 22,4%. Nama Hendra Hasan sendiri tidaklah asing di kancah pasar modal Indonesia.

Nama Hendra Hasan Kustarjo terpantau pernah memiliki saham PANI (saat masih bernama PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk). PANI sendiri sekarang namanya menjadi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk dan merupakan emiten di bawah naungan Grup Agung Sedayu dan Grup Salim.

Selain itu, Hendra Hasan Kustarjo sempat menggenggam saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) hingga PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE).

ADVERTISEMENT

Namun kini, hendra hasan sudah tak tercatat lagi sebagai pemegang saham 5% atau lebih di emiten-emiten tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data pasar memang terjadi transaksi saham COAL di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 1,4 miliar saham pada 12 Februari 2024.

Sementara itu, saham COAL pada perdagangan 13 Februari 2024 ditutup stagnan di Rp 50. Saham COAL sejak Agustus 2023 betah di area Rp 50 atau gocap.

Black Diamond Resources mencatatkan sahamnya dengan kode COAL sejak 7 September 2022. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) dengan melepas 1,25 miliar saham atau 20% di harga Rp 100/saham.

Per 31 Januari 2024, masyarakat nonwarkat jadi mengenggam 2.280.048.500 saham atau 36,48%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 18 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 50 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia