Jumat, 15 Mei 2026

Ada Emiten Mendadak Masuk LQ45, Jumlah Investornya Membeludak, Sahamnya Melejit

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Feb 2024 | 08:03 WIB
BAGIKAN
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo)
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP) melesat 13,82% pada perdagangan 16 Februari 2024 pekan lalu ke Rp 280. Sebanyak 271,28 juta saham ditransaksikan, frekuensi 38.820 kali, dan nilai transaksi Rp 71,01 miliar. Dalam satu pekan terakhir, saham ini melejit 22,81%.

Sementara itu, jumlah pemegang saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP) tiba-tiba membeludak saat saham perseroan dimasukkan dalam perhitungan indeks LQ45 oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Per 31 Januari 2024, pemegang saham PTMP jadi berjumlah 3.453 pihak. Jumlahnya meningkat 1.923 dari posisi per akhir Desember 2023 yang sebesar 1.530 pemegang saham.

Berdasarkan laporan registrasi pemegang saham PTMP per akhir Januari 2024, PT Kencana Usaha selaku pengendali tetap menguasai 72,51% saham PTMP, sedangkan masyarakat 25,24%. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham PTMP adalah Ardi Kusuma yang juga merupakan direktur utama perseroan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi atas sejumlah indeks pada Januari 2024. Salah satunya adalah evaluasi mayor pada indeks LQ45.

Terdapat empat saham yang baru masuk dalam indeks LQ45, yakni saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP).

Selain itu, ada empat saham juga yang dikeluarkan dari perhitungan indeks LQ45, di antaranya INDY, SCMA, dan TBIG.

Periode efektif konstituen berlaku mulai 1 Februari sampai 31 Juli 2024. Sedangkan periode efektif jumlah saham perhitungan indeks pada 1 Februari sampai 30 April 2024.

Heboh

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia