Wall Street Terpukul Saat Saham Teknologi Berbasis AI Justru Melesat
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terpukul pada Senin (4/3/2024), disaat saham-saham teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) justru melesat.
Dikutip CNBC internasional, S&P 500 merosot 0,12% menjadi 5.130,95 dan Nasdaq Composite turun 0,41% menjadi 16.207,51. Sedangkan Dow Jones Industrial Average kehilangan 97,55 poin (0,25%) menjadi ditutup pada 38.989,83.
Penurunan lebih dalam mampu diredam oleh kenaikan saham favorit berbasis AI, Nvidia, naik di atas 3%. Saham Super Micro Computer melonjak 18% setelah S&P Dow Jones Indices mengumumkan bahwa saham ini akan bergabung dengan S&P 500 pada akhir Maret.
Beberapa saham yang berfokus pada Bitcoin, termasuk Microstrategy dan Coinbase, juga mengalami kenaikan signifikan ketika mata uang kripto mendekati rekor tertingginya pada 2021. Hal itu menunjukkan tanda-tanda bahwa Wall Street mengambil risiko dalam sesi perdagangan Senin.
Namun, saham teknologi lainnya akhirnya menahan pasar, dengan sektor layanan komunikasi S&P 500 memimpin penurunan indeks. Saham Apple turun 2,5% setelah dikenakan denda persaingan tidak sehat oleh Uni Eropa sekitar US$ 2 miliar. Saham Tesla turun lebih dari 7% setelah mengumumkan diskon harga baru dan insentif akhir pekan lalu.
Di luar teknologi, saham Ford bertambah lebih dari 2% berkat data penjualan yang kuat. Saham Macy’s melonjak lebih dari 13% setelah Arkhouse Management dan Brigade Capital Management meningkatkan tawaran mereka untuk toko departemen tersebut.
Saham JetBlue naik lebih dari 4%, sementara Spirit Airlines anjlok lebih dari 10%. Maskapai penerbangan tersebut mengumumkan pada Senin bahwa mereka akan menghentikan rencana untuk bergabung, beberapa minggu setelah kalah dalam gugatan persaingan tidak sehat federal yang membahayakan kesepakatan senilai US$ 3,8 miliar.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS
Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Tag Terpopuler
PT. Koran Media Investor Indonesia






