IHSG Terkoreksi, Pemodal Justru Untung Gede dari Lima Saham Ini
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 29,28 poin (0,4%) ke level 7.247,4 pada perdagangan Selasa (5/3/2024). Dengan demikian, IHSG melemah empat hari beruntun. Meski demikian, pemodal justru untung gede dari lima saham ini.
Adapun total nilai transaksi bursa hari ini mencapai Rp 9,4 triliun. Sebanyak 198 saham naik, 340 saham terkoreksi, dan 236 saham stagnan.
Hampir seluruh sektor saham rontok pada penutupan IHSG hari ini. Sektor barang konsumsi non primer jatuh paling dalam dibandingkan sektor lainnya, karena anjlok 0,9%. Diikuti pelemahan sektor properti 0,9%, sektor barang konsumsi primer 0,6%, sektor teknologi 0,5%, dan sektor infrastruktur 0,5%.
Sedangkan penguatan hanya terjadi pada sektor energi meningkat 0,68%.
Saat IHSG hari ini ditutup turun, pemodal justru untung gede dari lima saham ini. Sebab, kelimanya masuk top gainers dan melejit hingga 22%.
Kelima saham tersebut adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) meningkat 22% menjadi Rp 525, PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX) melejit 21,4% menjadi Rp 147, , dan PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) melesat 12,1% menjadi Rp 148.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihTag Terpopuler
Terpopuler






