Sabtu, 4 April 2026

Emiten Ini Sahamnya Mendadak Naik 142%, Pengendalinya Perusahaan Raksasa Dunia

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Mar 2024 | 08:01 WIB
BAGIKAN
PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA). Ist
PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA). Ist

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) pada perdagangan 25 Maret 2024. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham ini.

“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) pada perdagangan tanggal 25 Maret 2024,” jelas pengumuman BEI.

BEI menyatakan, penghentian sementara perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SONA.

Advertisement

Saham SONA pada perdagangan Jumat (22/3/2024) pekan lalu diparkir di Rp 1.700 atau melambung 25% mentok auto rejection atas (ARA). Artinya, sejak perdagangan 19-22 Maret, saham ini selalu ARA.

Saham ini per penutupan 18 Maret masih ada di Rp 700. Artinya, dari penutupan 18-22 Maret pekan lalu, saham SONA melesat 142,85%.

Pemegang saham SONA terdiri dari DFS Venture Singapore sebanyak 45% saham dan selaku pengendali, lalu PT Precise Pacific Realty 34,67%, Tahir 15,7%, masyarakat dengan warkat 0,05%, dan masyarakat nonwarkat 4,56%.

Jumlah pemegang sahamnya per 29 Februari 2024 sebanyak 651 pihak, bertambah 8 dari bulan sebelumnya di posisi 643 pemegang saham.

Penerima manfaat akhir dari SONA adalah LVMH Louis Vuitton Moet Hennessy yang juga merupakan raksasa brand mewah dunia.

Profil

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 5 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia