Emiten Ini Sahamnya Mendadak Naik 142%, Pengendalinya Perusahaan Raksasa Dunia
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) pada perdagangan 25 Maret 2024. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham ini.
“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) pada perdagangan tanggal 25 Maret 2024,” jelas pengumuman BEI.
BEI menyatakan, penghentian sementara perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SONA.
Saham SONA pada perdagangan Jumat (22/3/2024) pekan lalu diparkir di Rp 1.700 atau melambung 25% mentok auto rejection atas (ARA). Artinya, sejak perdagangan 19-22 Maret, saham ini selalu ARA.
Saham ini per penutupan 18 Maret masih ada di Rp 700. Artinya, dari penutupan 18-22 Maret pekan lalu, saham SONA melesat 142,85%.
Pemegang saham SONA terdiri dari DFS Venture Singapore sebanyak 45% saham dan selaku pengendali, lalu PT Precise Pacific Realty 34,67%, Tahir 15,7%, masyarakat dengan warkat 0,05%, dan masyarakat nonwarkat 4,56%.
Jumlah pemegang sahamnya per 29 Februari 2024 sebanyak 651 pihak, bertambah 8 dari bulan sebelumnya di posisi 643 pemegang saham.
Penerima manfaat akhir dari SONA adalah LVMH Louis Vuitton Moet Hennessy yang juga merupakan raksasa brand mewah dunia.
Profil
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

