Indika Energy (INDY) Makin Serius Garap Bisnis Hijau, Ini Buktinya
JAKARTA, investor.id – PT Indika Energy Tbk (INDY) makin serius menggarap bisnis hijau melalui anak usahanya PT Indika Multi Properti (IMP) dan PT Laras Ekosistem Organik (Laras). Kedua anak usaha tersebut telah melaksanakan pengambilalihan saham PT Natura Aromatik Nusantara (NAN), perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak atsiri pada 27 Maret 2024.
Corporate Secretary Indika Energy (INDY) Adi Pramono menjelaskan, sebelum pengambilalihan saham, IMP memiliki 46 % saham di NAN. Setelah Pengambilalihan Saham berlaku efektif, maka IMP akan memiliki 99,35% saham di NAN dan Laras akan memiliki 0,65% saham di NAN.
“Pengambilalihan Saham ini merupakan langkah strategis Perseroan secara group untuk melakukan diversifikasi kegiatan usaha ke dalam bisnis hijau,” ungkap Adi dalam keterbukaan informasi, Jumat (29/3/2024).
Pengambilalihan Saham dilakukan dengan rincian IMP melakukan pembelian saham oleh pemilik saham sebelumnya, yaitu Novotel International Care Extracts Limited (NICE) sebesar 34,60% dengan nilai transaksi sebesar US$ 8,1 juta. Kemudian, IMP melakukan pembelian saham PT Esensi Natura Nusantara (ENN) sebesar 17,10% dengan nilai transaksi sebesar Rp 63,3 miliar yang setara dengan US$ 4,01 juta.
Selanjutnya, IMP melakukan pembelian saham Modiwati Karunia Mulia (MKM) sebesar 0,86% dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,19 miliar yang setara dengan US$ 202,7. Lalu, IMP melakukan pembelian saham Yohanes Satyawan (YS) sebesar 0,79% dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,93 miliar yang setara dengan US$ 185.
Kemudian, Laras melakukan pembelian saham Mafruhin Joko Nugroho (MJN) sebesar 0,65% dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,39 miliar setara dengan US$ 152,02.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler




