Minggu, 21 Juni 2026

Harga Nikel Bisa Lampaui Perkiraan, Vale (INCO) Paling Diuntungkan

Penulis : Jauhari Mahardhika
28 Mei 2024 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (Foto: Marcelo Coelho/INCO)
Ilustrasi kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (Foto: Marcelo Coelho/INCO)

JAKARTA, investor.id – Ada indikasi kuat bahwa harga rata-rata nikel tahun ini akan melebihi perkiraan awal, karena beberapa faktor yang memengaruhi sentimen industri. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi emiten nikel yang paling diuntungkan.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan mengungkapkan sejumlah faktor yang memengaruhi sentimen industri nikel, antara lain lambatnya persetujuan Pemerintah Indonesia atas rencana kerja penambang yang membatasi pasokan bijih dari Tanah Air dan penurunan produksi dari negara-negara Barat, karena margin ketat akibat tingginya biaya produksi yang tidak dapat dikompensasi dengan mempertahankan harga yang lebih tinggi.

Selain itu, terdapat potensi gangguan pasokan nikel global akibat kerusuhan baru-baru ini di Kaledonia Baru, negara penghasil nikel terbesar ketiga di dunia.

ADVERTISEMENT

“Meskipun kami tidak memperkirakan harga nikel segera naik di atas US$ 25.000/ton, tapi harga bakal tetap tinggi yang diprediksi sekitar US$ 20.000/ton pada akhir tahun ini,” tulis Rizkia dalam risetnya.

Karena itu, Mirae memperkirakan harga rata-rata nikel dapat melampaui skenario proyeksi terbaiknya sebesar US$ 18.000/ton. Untuk mencerminkan potensi kenaikan harga, Mirae telah merevisi asumsi harga dasar nikel menjadi US$ 18.150-20.750/ton.

“Kami yakin dinamika pasar saat ini dapat menguntungkan industri nikel Indonesia, khususnya INCO,” sebut Rizkia.

Sebagai informasi, Vale Indonesia (INCO) memiliki perjanjian penjualan jangka panjang dengan Vale Canada Ltd dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd. Harga jual rata-rata (average selling price/ASP) berkaitan dengan London Metal Exchange (LME).

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia