Saham Astra (ASII) Kian Tertekan, Ada Kaitannya Sama Ini?
JAKARTA, investor.id - Saham PT Astra International (ASII) kembali tertekan pada sesi I perdagangan 30 Mei 2024. Di sekitar pukul 11.00 WIB, saham ASII ada di Rp 4.390 atau melemah 1,57%.
Pada perdagangan 27, 28, dan 29 Mei kemarin, saham ini juga turun masing-masing -3,40%, -0,88%, dan -1,11%. Dalam satu pekan terakhir saham Astra anjlok sekitar 6%.
Sementara itu, Stockbit Sekuritas dalam ulasannya pada 30 Mei 2024 membeberkan bahwa BYD mengumumkan peluncuran mobil plug-in hybrid (PHEV) dengan teknologi terbaru (DM 5.0), yang diklaim memiliki konsumsi BBM lebih efisien di level 2,9 liter/100 km atau 34,5 km/liter (vs. DM 4.0: 3,8 liter/100 km atau 26,3 km/liter). Harga untuk versi DM 5.0 ini akan dimulai dari 99,8 ribu yuan (setara Rp 220 juta) dibandingkan DM 4.0 yang memiliki harga dimulai dari 79,8 ribu yuan (setara Rp180 juta). Hal itu sebagaimana dikutip Stockbit Sekuritas dari Reuters.
Masih belum diketahui apakah PHEV DM 5.0 (model: Qin L sedan dan Seal 06 sedan) ini akan dipasarkan oleh BYD di Indonesia, mengingat versi DM 4.0 (model: Qin Plus DM-i sedan dan Song Plus DM-i SUV) pun sampai saat ini belum masuk ke Indonesia.
“Namun, dengan resmi masuknya BYD ke Indonesia pada awal tahun ini dan pembelian lahan mereka di Subang, tidak menutup kemungkinan bahwa mobil PHEV-nya akan dipasarkan di Indonesia, dimulai dengan DM 4.0,” sebut Stockbit Sekuritas.
Pangsa Pasar Astra (ASII)
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






