Minggu, 21 Juni 2026

Emiten Ini Genjot Produksi Nikel, Tebar Dividen Lebih Besar dari Laba

Penulis : Jauhari Mahardhika
30 Mei 2024 | 11:45 WIB
BAGIKAN
Paparan publik PT PAM Mineral Tbk (NICL), Rabu (29/5/2024).
Paparan publik PT PAM Mineral Tbk (NICL), Rabu (29/5/2024).

Uniknya, dalam RUPS tahun buku 2023, NICL memutuskan pembagian dividen yang lebih besar dari laba neto pada 2023.

NICL membukukan laba neto Rp 27,13 miliar pada 2023. Dengan memperhatikan keuangan perseroan, direksi mengusulkan dalam RUPS untuk menetapkan pembagian dividen Rp 37.224.757.175 atau setara Rp 3,5 per saham.

"Dividen tunai senilai Rp 37,22 miliar juga berasal dari saldo laba pada 2022 yang sebesar Rp 82,85 miliar, sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai Rp 3,5 per saham," jelas Ruddy.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, Rp 5 miliar dari saldo laba akan disisihkan dan dibukukan sebagai dana cadangan. Sisanya sejumlah Rp 40,63 miliar dimasukkan dan dibukukan sebagai saldo laba perseroan.

NICL termasuk emiten yang kerap membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim Rp 4 per saham atau Rp 42,54 miliar pada Desember 2023.

Sementara itu, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka dalam RUPS, NICL melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) saham.

Dari IPO, NICL meraup dana Rp 200 miliar yang dikurangi biaya penawaran umum perdana saham Rp 4,86 miliar, sehingga dana bersih sebesar Rp 195,13 miliar. Per 5 Januari 2024, realisasi penggunaan dana yang dipakai untuk belanja modal Rp 71,38 miliar dan modal kerja Rp 123,75 miliar.

“Dengan demikian, dana hasil IPO saham telah digunakan sebesar 100%," tutup Ruddy.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 30 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia