Laba Merdeka Battery (MBMA) Meleset, Segini Target Harga Sahamnya
Dengan demikian, total penjualan bijih MBMA dapat meningkat menjadi 20 juta ton per tahun dalam bentuk limonit. Manajemen juga yakin biaya tunai akan sedikit turun menjadi US$ 8 per ton karena skala ekonomi dibandingkan saat ini yang sebesar US$ 10 per ton.
“Namun, saat ini, kami mempertahankan proyeksi sebanyak 15 juta ton untuk 2024-2025, karena menggandakan kapasitas dalam setahun bisa jadi menantang,” sebut Timothy.
Dengan berbagai faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rating beli untuk saham MBMA. Target harga saham MBMA tetap dipatok sebesar Rp 700. Perusahaan efek itu memperkirakan kinerja MBMA pada kuartal II-2024 bakal meningkat, yang didukung oleh margin tunai yang lebih kuat.
“Kami mempertahankan rating beli MBMA karena potensi peningkatan nilai yang atraktif dari sejumlah proyek pertumbuhan dan kami lebih memilih saham tersebut dibandingkan induk usahanya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), yang membukukan rugi bersih pada kuartal I-2024 karena beban bunga lebih tinggi dari perkiraan,” pungkas Timothy.
Adapun risiko utamanya adalah biaya tunai yang lebih tinggi, penurunan harga jual rata-rata (average selling price/ASP), dan penundaan proyek MBMA.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






